Sriwijaya FC dapat dikatakan memiliki history manis di Stadion Manahan Solo. Sriwijaya FC keluar sebagai juara Copa Indonesia Setelah mengalahkan Arema dengan Skor 2-1 1 Agustus 2010 lalu.
Tak sampai di situ, catatan manis dari Stadion Kebanggaan masyarakat Solo ini bagi Laskar Wong Kito ketika musim 2012, Stadion Manahan Solo menjadi saksi bisu ketika Laskar Wong Kito keluar sebagai juara Inter Island cup setelah mengalahkan Persisam dengan drama adu pinalti skor 5-4.
"Setelah ditolak semalam, saya langsung bertemu Manajer Sriwijaya FC Robert Heri dan Direktur Pertandingan PT SOM Augie Bunyamin, kini sudah fix kita pilih stadion Manahan Solo mengelar leg kedua semifinal," ungkap Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid.
Meski memiliki kenangan manis di Stadion Manahan, para pemain Laskar Wong Kito tetap lebih senang bermain di Stadion Jakabaring, Palembang. Namun itu tidak menjadi alasan untuk tampil bagus demi meraih tiket ke babak final.
"Tapi main dimanapun tetap harus berusaha keras lolos ke final Piala Presiden," ucap Fachrudin pemain belakang Sriwijaya FC.