Bonek FC Dibiarkan Mati Suri

Sabtu, 10 Oktober 2015 13:48 WIB
Kontributor: Fajar Kristanto | Editor:
 Copyright:

Bonek FC seakan dibiarkan mati suri, hal ini terlihat dimana seluruh penggawanya diliburkan entah sampai kapan. Bahkan tak sampai di situ, tim ini seakan tidak mempersipkan unruk menyongsong kompetisi musim yang akan datang.

Kondisi ini berbeda dengan dua tim tetangga Bonek FC, yakni Persela Lamongan dan Persegres Gresik United telah meminta para pelatihnya untuk membuat rapor pemain. Laporan ini sebagai bahan rujukan untuk proses pembentukan tim di musim depan.

Namun Bonek FC adalah pengecualian. Padahal tim asal Kota Surabaya ini baru saja melakoni pertandingan di turnamen Piala Presiden. "Saya tidak diminta untuk membikin rapor pemain. Jadi tak ada rapor," ungkap pelatih Bonek FC, Ibnu Grahan.
 
Kabarnya, manajemen akan mengumpulkan seluruh penggawanya pada, Sabtu (24/10/15) mendatang. Pertemuan ini akan dihadiri oleh owner klub, Gede Widiade. Dari informasi yang beredar, meski masa depan kompetisi sepakbola Indonesia masih belum jelas, namun para pemain menegaskan kesetiaannya kepada tim Bonek FC.
 
Bahkan mereka ingin memperkuat tim yang bermarkas di Jemursari ini pada musim depan. Menurut Ibnu, para penggawanya masih ingin bersama-sama kembali pada kompetisi mendatang. Usulan ini disampaikan oleh perwakilan pemain di hadapan manajemen.
 
"Waktu kumpul terakhir sepulang dari Palembang, Siswanto sempat usul kalau bisa pemain dipertahankan. Seluruh pemain. Kemungkinan sama manajemen akan dipertahankan seluruhnya," tutup pelatih berlisensi A AFC ini.
 

188