Pemain yang kini membela Everton tersebut dilaporkan mengajukan permohonan untuk melakukan aborsi pada mantan pasangannya. Ia mengatakan pada mantannya tersebut bahwa ia tidak ingin memiliki anak lagi.
Mantan kekasih dari Tim Howard yang masih belum diketahui identitasnya tersebut mengaku dipaksa melakukan aborsi dengan alasan finasial dan juga ingin menjalin hubungan dengan anak-anaknya yang kini hidup terpisah dengannya.
Ia mengatakan Tim Howard sebagai sosok yang munafik dengan menuruhnya melakukan aborsi. Howard yang identik dengan nilai-nilai ajaran agama dinilainya tidak konsekuen dengan perkataannya yang selalu mengatakan bahwa ajaran Tuhan adalah segalanya bagi dirinya.
Howard sendiri melalui perwakilannya mengaku tidak ingin membahas masalah ini lebih lanjut seperti dilansir Dailymail.
"Ini merupakan urusan pribadi, dan sangat disayangkan dengan alasan apapun kabar ini bisa tersebar ke publik,"
Perwakilan Howard juga mengatakan. "Saya tidak ingin membahas masalah ini lebih lanjut lagi."
Tim Howard sendiri memang sering menyinggung Tuhan dalam setiap kegiatannya, salah satunya perkataannya kepada Campus Crusade for Christ.
"Hal terpenting dalam hidup saya adalah Tuhan. Ia lebih penting dibandingkan dengan kemenangan dan kekalahan yang saya alami. Hal lain merupakan bonus dari-Nya."