Mitos atau Fakta, Mandi Es Bisa Redakan Cedera?

Jumat, 16 Oktober 2015 14:54 WIB
Editor:
 Copyright:

Pertama-tama, es batu memang dirancang untuk membatasi kerusakan otot akibat olahraga dan peradangan serta mengurangi nyeri otot. Sebagian peneliti setuju dengan hal itu, namun studi terbaru menujukkan kebalikannya.

Sebagaimana dilaporkan The Science of Soccer Online, penelitian terbaru melakukan uji coba untuk membuktikan khasiat es untuk memperbaiki kerusakan otot yang terjadi setelah latihan berat. Para ahli melakukan penelitiannya dengan membuat dua buah kelompok yang terdiri atas 12 pria yang menjalankan latihan berat sebanyak dua kali seminggu, dalam jangka waktu 12 minggu.

Dalam studi ini, latihan sengaja dirancang untuk lebih banyak mengeksplor kekuatan tubuh bagian bawah.  Segera setelah setiap latihan, satu kelompok akan masuk ke dalam rendaman es selama 10 menit dengan suhu mencapai 10 derajat celcius.

Sementara kelompok lain menggunakan metode pemulihan tubuh normal setelah latihan seperti, bersepeda statis. Hasilnya, metode pemulihan aktif dengan menggunakan sepeda statis menunjukkan keuntungan lebih besar untuk massa otot ketimbang mandi es.

Hal itu terjadi karena mandi es setelah aktivitas berat ternyata akan membuat tumpul jalur sel yang bertanggung jawab untuk hipertorfi otot. Aktivitas penguncian protein akan berkurang saat seseorang berendam di dalam es setelah melakukan latihan.

Proses biokimia itu akan merangsang pertumbuhan otot, namun secara tiba-tiba dihambat oleh pendinginan otot karena es batu. Hal itu menyebabkan kekuatan otot berkurang dan massa otot bertambah

173