Ratusan oknum suporter tersebut kedapatan tidak memiliki tiket namun bergerombol di sekitar Hall Basket dan mencoba masuk ke kawasan SUGBK.
"Belum kami hitung pelakunya, tapi sekitar seratusan suporter 'The Jak' yang tidak memiliki tiket tapi memaksa untuk tetap berada di dalam kawasan stadion. Mereka akan dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut, " kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Harry Sulistiadi depan Hall Basket Senayan.
Ratusan pemuda berusia belasan tahun tersebut diamankan kemudian disuruh berbaris, dan diangkut ke Mapolda Metro Jaya. Sebagian dari pemuda tersebut kedapatan mengenakan atribut Persija Jakarta berupa gelang.
Ketika akan ditangkap polisi, ratusan pemuda itu ada yang memanjat pagar kawasan SUGBK dan sebagian lainnya bersembunyi di balik gerobak pedagang atau masuk ke wilayah Hall Basket.
Pantauan INDOSPORT, bentrok juga terjadi di depan pintu masuk Panahan Jalan Asia Afrika. Namun aparat dapat memukul balik para suporter yang bertindak provokatif.
“Ada keributan di depan pintu Panahan, sekitar seratusan The Jak mau masuk ke Stadion. Kami amankan satu pelaku,” ucap Anton, salah seorang anggota kepolisian. Aparat juga sempat melepaskan gas air mata.
Bobotoh yang menggunakan atribut biru terlihat sangat mendominasi dibandingkan Warna kuning dan hijau yang merupakan warna atribut dari suporter Sriwijaya FC. Melihat situasi seperti ini bisa dikatakan bobotoh mampu menguasai kandang Jakmania.
Nyanyian dukungan dari Bobotoh terus dilakukan meski sesekali diselingi nyanyian dari suporter Sriwijaya FC. Namun, Bobotoh terlihat lebih mendominasi karena jumlahnya tidak sebanding dengan sang rival.
"Kami datang kesini membawa pesan perdamaian," kata salah satu Bobotoh, Ronaldikin, di seputaran Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Pertandingan final Piala Presiden 2015 sesuai dengan rencana dihadiri Presiden Joko Widodo. Dengan demikian pengamanan jauh lebih ketat baik diseputaran stadion maupun akan masuk kedalam stadion.
Begitu juga dijalanan Ibukota, ribuan aparat keamana terus berjaga disetiap titik demi kelancaran pertandingan final Piala Presiden 2015 yang akan memperebutkan hadiah utama Rp3 miliar itu.