Meskipun prestasi yang dicapat Harimau Selatan, julukan JDT, terbantu oleh tersingkirnya dua klub asal Kuwait di babak semifinal Al-Qadsia SC dan Al-Kuwait yang terkena hukuman larangan bertanding dari FIFA.
Namun prestasi ini dinilai sangat membanggakan pasalnya ini adalah sejarah baru yang berhasil dicatatkan klub asal Malaysia di level Asia. Indonesia sebagai negara tetangga pun tak ketinggalan ikut berbangga dan memberi apresiasi atas apa yang diraih klub asal negara tetangga tersebut.
Di sisi lain kebanggaan ini membuahkan keprihatinan tersendiri bagi Indonesia mengingat kondisi pesepakbolaan di Indonesia sekarang. Indonesia saat ini masih meringkuk dalam keterpurukan setelah mendapat hukuman FIFA terkait carut marutnya organisasi sepakbola Indonesia PSSI.
Hal ini kemudian menjadi bahan perbincangan di dunia maya oleh para netizen mereka pun memberikan apresiasi dengan memberikan respek dan lainnya menyuarakan keprihatinannya.

Sementara, prestasi terbaik klub asal Indonesia di piala AFC adalah ketika mencapai babak semifinal pada September 2014 lalu yang diwakili Persipura Jayapura yang kemudian harus menyerah dari Al-Qadsia SC.
Sementara itu dikabarkan hari ini delegasi FIFA dan AFC akan bertemu pihak pemerintah, Kemenpora dan PSSI.