Sebagaimana dilaporkan Mirror, di sepertiga waktu sebelum babak kedua berakhir, Vertonghen dan Giroud tampak berada di dalam kotak penalti . Keduanya tampak terlibat kontak fisik, entah gemas atau emosi, bek Spurs itu langsung memegang alat vital Giorud dan meremasnya.
Kejadian tersebut berlangsung cepat. Selepas melakukan aksi tak terpuji pada Giroud, Vertonghen langsung berlari. Insiden itu jelas luput dari pengawasan wasit dan ofisial pertandingan. Vertonghen pun selamat karena ia lolos dari hukuman karena ulah tak elok itu.
Kejadian meremas alat vital pemain lawan bukan kali ini saja terjadi, di masa lalu tepatnya di tahun 1988 bintang Wimbledon. Vinnie Jonas juga pernah melakukan hal tersebut terhadap pemain lawan, Paul Gascoigne dari Newcatle United.
Jonas yang kala itu diberi tugas menjaga Gascoigne, bereaksi terhadap dorongan dan kontak fisik yang terjadi antara keduanya. Jonas pun langsung menempatkan tangannya di area pribadi Gascoigne.
Tottenham memimpin lebih dulu dalam pertandingan tersebut melalui gol Harry Kane. Namun tuan rumah berhasil mengejar ketertinggalan melalui pemain pengganti Kieran Gibbs di babak kedua. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Arsenal dan Tottenham pun harus puas berbagi angka.