Meriam London baru-baru ini mengalami kejadian yang kurang menyenangkan terkait doping. Armada Wenger memang tak terlibat dalam kasus penyalahgunaan obat tersebut, namun Arsenal harus takluk 1-2 di tangan tim Rumania, Dinamo Zagreb.
Setelah diusut, salah satu pemain Zagreb, Arijan Ademi yang bermain selama 90 menit dalam pertandingan tersebut terbukti menggunakan doping. Pelatih asal Prancis itu pun mengklaim jika doping yang digunakan Ademi turut menjadi penyebab di balik kekalahan The Gunners.
“Ketika saya mengetahui pemain Zagreb menggunakan doping, well meski tim Anda tak bermain bagus, namun meghadapi pemain yang menggunakan doping, itu membuat pertandingan menjadi sulit,” ujar Wenger seperti dilansir laman The Guardian.
Pelatih 66 tahun itu menjamin dirinya tak akan menjerumuksan para pemainnya senidir untuk menggunakan doping demi mendongkrak kinerja mereka. Ia pun mengklaim cukup sering menemukan tim yang memaksa para pemaiinya menggunakan obat yang terlarang untuk menambah stamina mereka.
“Dalam 30 tahun karier saya sebagai manajer saya tidak pernah ingin para pemain disuntikkan obat untuk membuat mereka lebih baik. Saya tidak pernah memberi mereka produk yang akan membantu meningkatkan kinerja mereka. Saya bangga dengan itu. Saya juga sudah banyak berhapan dengan tim yang berkebalikan dari itu (menggunakan doping)” tambah Wenger.