Legenda sepakbola Napoli dan Timnas Argentina tersebut akan menjalani operasi kedua di bagian usus dengan dipotong (gastric bypass), setelah dokternya mengatakan Maradona telah memiliki berat badan yang melebihi dari batas ideal, yakni 75 kg.
Dilansir dari BBC, Maradona sempat menjalani operasi pertama kali pada tahun 2005 lalu, namun tampaknya pria yang juga pernah bermain untuk Barcelona tersebut kurang menjaga kesehatannya dengan baik sehingga berat badannya semakin bertambah.
“Dia mengatakan dia merasa baik-baik saja dan dia tidak sakit,” ujar Dr. Carlos Felipe Chaux setelah melakukan pemeriksaan.
Nantinya, pria yang kini telah berusia 55 tahun itu akan menjalani operasi di salah satu Kota Venezuela, Maracaibo dan ia diprediksi akan tinggal kurang lebih selama 8 hari sebelum kembali ke Caracas, untuk menjalani proses penyembuhan.
Gastric bypass adalah operasi memotong usus dengan harapan makanan yang diserap tak banyak oleh tubuh dan mudah kenyang, sehingga dapat menjaga nonot tubuh.
Penyakit yang diderita oleh Diego Maradona sebenarnya bukanlah hal yang baru. Ia pernah dilarang bermain selama 15 bulan akibat ketahuan positif menggunakan kokain saat membela mantan klubnya Napoli di tahun 1991, juga di Piala Dunia 1994, dirinya pernah kedapatan menggunakan zat terlarang. Ia pun pernah berjuang untuk melawan dari obesitas akibat kecanduan minuman alkohol.