Sebelum laga dimulai, kedua kesebelasan memberikan penghormatan untuk para korban tewas dalam serangan teroris di ibukota Prancis. Namun tanpa diduga, salah seorang fans Turki meneriakan kalimat Allahu Akbar di tengah sesi mengheningkan cipta.
Dinilai sebagai ejekan untuk para korban tragedi berdarah di Prancis, tindakan supporter tersebut langsung dikritik banyak pihak, termasuk pelath Turki sendiri.
“Fans kami harus berperilaku baik selama lagu kebangsaan dan selama waktu mengheningkan cipta selama satu menit,” ujar pelatih Turki, Fatih Terim.
Laga tersebut juga disaksikan oleh Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, dan perwakilan pemerintah Yunani. Pertandingan persahabatan Turki kontra Yunani menjadi laga pertama yang mereka lakoni setelah kedua negara terlibat dalam hubungan dingin akibat permusuhan di masa lalu.