TKI Gelar Kompetisi Sepakbola, Menpora Beri Apresiasi

Rabu, 18 November 2015 11:48 WIB
Editor:
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT

Kompetisi sepakbola ini sendiri digelar oleh DPP Garda Buruh Migran Indonesia (BMI). Menpora pun berharap jang olahraga antar buruh migran bisa digelar lebih baik dan digelar oleh dan untuk buruh migran Indonesia di negara-negara lain.

BMI Superleague 2015 merupakan liga sepakbola antar buruh migran pertama di Brunei yang diselenggarakan Garda BMI. Ajang ini diikuti oleh 6 club sepak bola, Lorena FC (Banyuwangi), Patria FC (Blitar), East Star FC, Devisa FC, Rinjani FC, dan Nusantara FT.
 
Ketua DPP BMI, Miftah Farid selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa anggaran untuk pelaksanaan ini adalah swadaya. Tahun, ajang ini kembali akan digelar, 

"Dukungan masyarakat Brunei sangat luar biasa sekali termasuk Kementerian Sukan dan  Belia Brunei dan sponsor yang menyiarkan langsung gelaran itu, Insyaallah setiap tahunnya kami akan menyelenggarakan BMI Superleague ini," jelas Miftah, perwakilan DPP Garda Buruh Migran. 

BMI Superleague 2015 dijuarai oleh Lorena FC yang ditangani oleh pelatih Brunei. Ada juga salah satu pemain BMI Superleague yang terdaftar resmi sebagai pemain liga di Brunei. Bahkan ada pula yang bekerja melatih skill sepakbola di Brunei.

Menerima laporan tersebut, Menpora mengisyaratkan kepada jajarannya untuk membantu dan mensupport kegiatan ini sekaligus memberikan sertifikatnya, 

“Tolong ini dibantu karena digelar oleh masyarakat Indonesia. Kedepan rencanakan lagi dengan baik agar buruh migran di negara lain seperti, Hongkong, Kuwait, Brunei Darusallam, Malaysia juga diselenggarakan berjenjang dan berkelanjutan," tutur Menpora. 

19