David Alvarez menjadi korban tewas dalam kejadian tersebut, sementara delapan orang pemain lainnya menderita luka-luka akibat sambaran petir. Ini bukan kali pertama serangan petir menewaskan pemain sepak bola, sebelumnya beberapa pemain dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat listrik akibat petir yang menyambar.
Pada Januari lalu seorang pemain bola asal Argentina yanag baru berusia 21 tahun meninggal dalam kondisi yang sama.
Tak hanya di Bolivia dan Argentinaa, di negera Amerika Latin lainnya, Peru, seoranga pemain bernama Fernando Ruiz Díaz sedang menikmati pertandingan persahabatan di Nuevo Fátima, dekat Posadas, ketika badai pecah juga meregang nyawa setelah tersambar petir.
Menurut saksi mata, Ruis Dias tewas seketika setelah tubunya disambar kilatan petir dari langit yang mengejutkan semua orang.