Sejak menit awal, PS TNI langsung memberikan penekanan kepada barisan pertahanan Persela Lamongan. Hasilnya, saat memasuki menit ke-17, mereka sudah unggul 1-0 melalui penalti yang diambil oleh Manahati Lestulen.
Gol ini membuat mereka semakin bersemangat, 7 menit berselang Dimas Drajad berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 untuk PS TNI.

Hasil ini pun membuat tim besutan Suharto AD ini semakin mendominasi jalannya pertandingan. Memasuki menit-menit akhir, lagi-lagi Dimas Drajad mencamtumkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya. Skor berubah menjadi 3-0.
Terlalu asyik menyerang, PS TNI seakan melupakan lini pertahanan mereka. Emile Mbamba sukses menipiskan skor menjadi 3-1. Hasil ini menjadi hasil akhir di babak pertama untuk keunggulan PS TNI.

Memasuki babak kedua, Persela Lamongan mencoba untuk mengejar ketertinggalan di menit pertama, sayang tendangan pemain asal Kamerun itu masih melebar.
Enam menit kemudian Dimas Drajat berhasil cetak hattrick sehingga memperlebar keunggulan PS TNI menjadi 4-1.

Persela Lamongan sebenarnya bukan tanpa peluang, pada menit ke-65 mereka mampu melakukan penyerangan. Namun, penjaga gawang PS TNI, Dhika Bayangkara mampu tampil gemilang sehingga peluang yang dilakukan Persela tak membuahkan hasil.
Memasuki 4 menit terakhir, Emile Mbamba kembali menipiskan skor setelah sukses mencetak gol dari titik putih.

Skor 4-2 tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. PS TNI pun menjadi tim pertama yang lolos ke babak 8 besar Piala Jenderal Sudirman 2015.
SUSUNAN PEMAIN
PS TNI (4-2-3-1): Dhika; Syaiful, Hardiantono, Wanda, Wiganda; Manahati, Legimin (C); Erwin, Dimas Drajad, Guntur Triaji; Tambun
Cadangan; Guntur, Aprilianto, Choirul, Hardiansyah, Wawan, Lestaluhu, Aldino
PELATIH: Suharto AD
PERSELA LAMONGAN (4-2-3-1): Choirul Huda (c); Edi Gunawan, Adelmund, Ledi Utomo, Taufik Kasrun; Lucky Wahyu, Zaenal Arifin; Arif, Dendi, Yogi Novrianto; Emile Mbamba
Cadangan: Roni Tri, Asep Budi, Fariz, Fachri, Solehudin, Kim Dong Chan
PELATIH: Didik Ludiyanto