Piala Jenderal Sudirman 2015

PSSI dan TNI Sepakat Tindak Tegas Pelaku Match Fixing

Sabtu, 28 November 2015 23:23 WIB
Penulis: Devi Novitasari | Editor:
© GINANJAR/INDOSPORT
 Copyright: © GINANJAR/INDOSPORT

Mewujudkan sepakbola tanah air yang bersih dari berbagai pelanggaran seperti pengaturan skor (match fixing), match setting, dan sepakbola gajah, tentunya menjadi sebuah tekad pecinta sepakbola terutama yang duduk di tampuk olahraga favorit diseluruh dunia itu. Presiden PSSI, La Nyalla Mattaliti mengungkapkan hal serupa menanggapi adanya indikasi pengaturan skor di turnamen Piala Jenderal Sudirman. Dia bersama Panglima TNI, Gatot Nurmantyo sepakat untuk membersihkan turnamen tersebut dari praktek pengaturan skor jika memang terjadi.

"Sejak memimpin PSSI, saya bertekad akan membersihkan praktik pengaturan skor dalam pertandingan sepakbola nasional. Alhamdulillah, niat saya menerapkan pertandingan yang bersih mendapat dukungan penuh dari Panglima TNI yang juga tidak mau ada permainan di PJS," tutur Presiden PSSI, La Nyalla Mattaliti.

Untuk mewujudkan niat ini, La Nyalla menginstruksikan Sekjen PSSI, Azwan Karim dan jajaran pengurus PSSI untuk membantu Panglima TNI dan panitia penyelenggara untuk membersihkan oknum-oknum yang diduga terlibat dalam pengaturan pertandingan untuk kepentingan pihak ketiga. Dia menegaskan akan melakukan tindakan tegas kepada siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran tanpa pandang bulu.

"Saya tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas kepada siapa pun pelaku sepakbola jika memang benar-benar terbukti. Tidak pandang bulu siapa pun dia," tegasnya. 
 
Sebelumnya diberitakan bahwa adanya dugaan pengaturan skor yang diungkapkan Anggota Komite Etik PSSI, Haryo Yuniarto. Pria yang juga merupakan pengacara itu mengatakan berdasarkan hasil monitoring dari PSSI mengindikasikan adanya dugaan pengaturan skor dari berbagai bukti yang sudah didapatkan pihaknya.

30