Tim Laskar Joko Samudro memang sudah tidak punya kepentingan lagi kala bertemu Persija. Tambahan tiga poin tak mampu mengangkat posisi Gresik United (GU) yang tetap menghuni juru kunci Grup A. Namun, tekad ingin menang mampu dijawab Widodo Cahyono Putro dengan mempersembahkan tiga poin untuk tim kebanggaan masyarakat Kota Gresik.
"Menang atau kalah, sudah tak berpengaruh terhadap posisi kami. Saya hanya ingin pemain tampil lepas dan tanpa beban. Kemenangan ini saya persembahkan untuk semua yang mendukung tim, terutama suporter yang sudah jauh datang ke Malang," ujar Pelatih Gresik United tersebut.
Widodo pun mengakui jika kemenangan atas Persija diraih anak asuhnya dengan perjuangan berat. Pasalnya, di awal pertandingan pemainnya sedikit tertekan karena Persija nyaris tampil sempurna dengan dominasi di lini tengah. Apalagi sejak gol Maitimo menit 23, timnya terus dikurung hingga sepertiga lapangan.
"Persija bagus di penyerangan. Pemain tadi kesulitan keluar dari tekanan lawan. Namun, di babak kedua anak-anak bisa semakin enjoy dalam bermain sehingga setiap serangan lebih efektif," imbuhnya.
Tak hanya tiga poin, Widodo juga senang terhadap perkembangan lini depan timnya. Problem minimnya gol GU pun terjawab dengan torehan dua gol kemenangan yang disumbangkan para bomber yaitu Reza Mustofa dan Riko Simanjuntak.
"Evaluasi kami di masa jeda terlihat efektif. Itu berkat hasil latihan sepanjang hari sejak kami kalah di pertandingan (lawan Persipasi Bandung Raya) kemarin. Saya hanya perlu menambah motivasi saja," tandas mantan pencetak gol terbaik Indonesia di Piala Asia 1996 tersebut.