Pemain asal Tarakan Kalimantan Utara ini tak menyangka akhirnya bisa mempersunting gadis berdarah Sunda ini. Sebab saat pertemuannya dengan Eka kurang lebih satu tahun silam, tak pernah terlintas bahkan hingga naik ke pelaminan.
"Awalnya ketemu, dia (Eka) gak tahu saya itu pemain bola. Saya juga kenal dia cuma sebagai teman saja asalnya. Lama-lama kita kenal, saling suka satu sama lain sampai akhirnya hari ini (kemarin) kita menikah," ungkap Taufiq di sela-sela acara resepsi.

Sosok jujur, rendah hati, apa adanya, dan taat beragama membuat Taufiq memberanikan diri untuk mempersunting gadis berusia 25 tahun ini.
"Kita tidak ada pacaran, cuma jalin silaturahmi saja. Sampai kita akhirnya punya komitmen dan menjalaninya saja. Kurang lebih setahun ta'aruf ini saya jalani," tuturnya.
Dia berharap keluarga yang baru akan dibangunnya ini bertahan selamanya dan bisa segera mendapatkan turunan. "Kalau turunan, sedikasih Gusti Allah saja. Berapapun itu harus disyukuri," tuturnya.
Rencananya, bersama sang istri tercinta, Taufiq akan menetap di Bandung sambil berharap Persib Bandung masih membutuhkan jasanya.
"Kita juga tahu, sepakbola kita kondisinya tidak bagus. Tapi kalau niatnya ibadah, rezeki sudah ada yang ngatur. Mudah-mudahan diberikan kelancaran dan kemudahan," harapnya.
Hal serupa diungkapkan Eka Desnasari. Dia mengaku tidak terlalu mempersoalkan meski saat ini kondisi sepakbola Indonesia tengah dirundung masalah. "Yang namanya rezeki kan urusan Allah. Kita syukurin saja yang sudah didapat," ungkap Eka.
Pernikahan ini dihadiri hampir seluruh penggawa Persib Bandung dan juga jajaran pelatih, ofisial hingga Manajer tim, Umuh Muchtar.