Striker berkebangsaan Montenegro tersebut dikabarkan akan membela Melaka United Soccer Association (SA) yang baru dipromosikan ke Malaysia Premier League (MPL) yang merupakan liga kasta kedua di Malaysia.
Bergabungnya Spaso ke Melaka United sendiri disampaikan secara langsung oleh manajemen Melaka United lewat akun facebook-nya bernama Melaka United Soccer Association-MUSA.

"Pemain import ketiga Melaka United yang bermain di posisi penyerang secara sah telah menandatangani kontrak perjanjian dengan Persatuan Bola Sepak Melaka yang di saksikan oleh Ybhg Datuk Wira Mohd Yusoff Mahadi selaku Timbalan Presiden bersama En. Ahmad Roslee Hamzah, Setiausaha Agung MUSA di Bandung, Indonesia," tulis akun tersebut.
"Pemain import Ilija Spasojevic yang berasal daripada Montenegro baru sahaja tamat bermain di Liga Indonesia bersama Persib Bandung. Beliau telah di pantau terlebih dahulu oleh Ketua Juru latih Mat Zan Mat Aris yang melihat kehebatan Spasojevic bermain di posisi penyerang dalam Liga Indonesia sebelum ini," sambung pernyataan Melaka United.
Spaso juga sudah memberikan pernyataan mundur dari Persib melalui akun instagramnya @spaso_87. Salah satu alasannya, dia terpaksa harus meninggalkan Persib lantaran tidak adanya kompetisi yang dijalani.
Dia pun menyampaikan permintaan maaf, khususnya kepada bobotoh-julukan suporter Persib-. Ia berharap bisa kembali memperkuat Persib apabila kompetisi sepak bola Indonesia kembali berjalan.
"Saya ingin sampaikan ke seluruh Bobotoh dan masyarakat Jawa Barat bawa saya dengan sangat berat hati minta izin meningalkan Persib. Tidak ada masalah apapun, saya dengan tim, manajemen, pelatih, pemain atau suporter. Tapi saya harus terus bermain bola, sebagai pemain profesional saya haus akan kompetisi, tidak hanya turnamen, supaya saya bisa terus lebih baik lagi," tulis Spaso dalam akun instagramnya.
"Saya memohon maaf jika ada salah dari saya. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik buat Persib dan buat Bobotoh. Sebenarnya saya sangat nyaman dan senang di Indonesia, tapi dengan situasi sepakbola yang tidak kondusif saya terpaksa mencari jalan lain demi mencari nafkah untuk keluarga juga," tulisnya lagi.
"Dulu saya sudah dapat tawaran dari tim lain, tapi saya masih ingin bersama Persib, saya pun memilih bermain di Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman. Tapi setelah ini, saya tidak tahu kapan kompetisi berjalan. Maka saya setelah Piala Jenderal Sudirman harus menentukan dengan berat hati untuk pergi dulu dari Persib," sambungnya
"Saya sangat bersukur bisa ikut bawa gelar juara untuk Persib dan Bobotoh. Juara Piala Presiden bersama kalian itu seperti mimpi terwujub buat saya. Semoga saya bisa balik ke Persib kalau kompetisi kembali digelar di Indonesia," tambahnya.
"Saya berharap Bobotoh akan tetap mendukung saya dimanapun saya main, karena Persib dan Bobotoh akan selalu tetap di hati saya.
Terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, official, management dan suporter yang selama ini saya angkapan sebagai keluarga. Sampai ketemu lagi. Hatur Nuhun," tutupnya.
Menyingkapi hal itu, Manajer tim Persib Bandung, Umuh Muchtar mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab kondisi persepakbolaan Indonesia sendiri saat ini belum berjalan dengan baik.
"Itu hak pemain yah, mau terus sama Persib atau tidak. Saya tidak bisa melarang, karena kondisi (sepakbola Indonesia) juga sedang tidak baik. Ini akibatnya," singkat Umuh saat dihubungi melalui telepon selularnya.