Persib Bantah Tudingan Firman Utina

Sabtu, 5 Desember 2015 20:10 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor: Gema Trisna Yudha
© Ginanjar/INDOSPORT
 Copyright: © Ginanjar/INDOSPORT

Bantahan tersebut disampaikan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Kuswara S. Taryono. Menurutnya, pasal-pasal yang dikatakan Firman memberatkan pemain sebenarnya tidak ada dalam klausul kontrak yang diberikan.

Sebelumnya, Firman mengungkapkan Persib memberikan kontrak yang menjadikan pemain bak sapi perah. Dalam kontrak tersebut, kata Firman, terdapat sejumlah pasal yang tak memihak pada pemain dan hanya menguntungkan manajemen. 

Pasal-pasal yang disebutkan Firman seperti dilarang mengemukakan pendapat kepada publik atau media massa jika ada permasalahan dengan manajemen, larangan berhubungan dengan produk lain selain produk yang mensponsori Persib, serta tidak mendapat kompensasi dari keterlibatan dengan produk. Namun Kuswara menyebut pasal-pasal sapi perah itu tidak ada.

"Memang tidak ada pasal-pasal yang dikatakan Firman melalui berbagai media baik elektronik maupun media massa selama ini. Dikontrak hanya ada tata tertib," ucapnya saat ditemui di Graha Persib, Sulanjana Bandung.

Seharusnya, lanjut dia, Firman membaca kontrak secara menyeluruh sehingga penafsirannya tidak keliru. "Jadi kontrak itu harus dibaca secara utuh, tidak bisa item per item. Makanya, kita sampaikan ini ke media agar penafsirannya tidak keliru," tegasnya.

Kuswara juga mengatakan pernyataan Firman tersebut telah merugikan Persib. selain nama baik Persib, suasana tim juga menjadi tidak harmonis.

"Kontrak ini sebenarnya sama dengan kontrak di ISL (Indonesia Super League). Pasal itu tidak berubah, Firman juga menandatanganinya," katanya.

"Hanya yang membedakan dari sisi nilai dan hak-hak lain termasuk bonus didalamnya. Karena durasi kontrak yang diberikan cuma tiga bulan terhitung dari awal November 2015 hingga awal Februari 2016," jelasnya.

Untuk saat ini, pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan para petinggi PT PBB lainnya, termasuk dengan para penggawa Persib Bandung.

"Tujuannya agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru," katanya.

"Dan kalaulah pemain ada yang ingin berlabuh ke tim lain, kami tidak melarangnya. Yang penting diberitahukan dulu kepada manajemen. Karena selama ini Firman juga tidak mencoba bertanya kepada kami soal pasal itu. Hanya memberitahukan lewat SMS. Itupun diterima oleh Manajer tim," tandasnya.

40