Dalam laga melawan Chelsea nanti, Casillas mengatakan tidak akan memilih pola permainan yang bertahan. Ia yakin pola tersebut justru akan menyulitkan timnya untuk tetap berada di ajang Liga Champions.
"Porto sudah bersiap untuk tidak melakukan permainan yang bertahan. Hal itu karena bisa menjadi bencana untuk kami dan kemungkinan besar kami pasti kalah," ungkap pria berkebangsaan Spanyol tersebut seperti dilansir Sunday Mirror.
"Kami masih berobesesi untuk tetap berada di ajang Liga Champions," lanjutnya.
Selain ingin membawa kemenangan untuk Porto, Casillas juga ternyata punya misi pribadi untuk kembali mengalahkan mantan pelatihnya di Real Madrid, Jose Mourinho. Seperti diketahui, ketika masih sama-sama di Madrid, Mou dan Casillas sempat bersitagang dan membuat Casillas kehilangan tempat sebagai kiper utama.
"Mourinho adalah sosok pelatih yang selalu menginginkan kemenangan dan kini ia melawan mantan klubnya. Kami memiliki kesiapan mental untuk membuat mereka menderita di hadapan publik Stamford Bridge dan kami lolos dari fase penyisihan grup," tandasnya.
Chelsea dan Porto memiliki perolehan poin yang sama di klasemen grup G dengan 10 poin. Chelsea berada di posisi puncak dengan hanya selisih 5 gol dari Porto. Kemenangan atas Chelsea jelas akan mengamankan posisi mereka untuk lolos ke fase berikutnya.