Bermain di hadapan pendukungnya sendiri Stadion Olimpico, Roma tak mampu menunjukkan taji sebagai runner-up sekaligus finalis Babak 16 Liga Champions musim ini. Bermain selama 120 menit, Roma bermain imbang 0-0 lalu kalah lewat drama adu penalti.
“Kita bermain sepanjang babak seperti kehilangan kepercayaan diri. Ini benar-benar tidak normal. Kita gagal mencetak gol melawan Spezia setelah 120 menit lalu kalah adu penalti,” jelas Rudi Garcia seperti dikutip dari Football Italia.
Dalam adu penalti itu, dua penendang Serigala Roma, Pjanic dan Dzeko, gagal menaklukkan kiper Spezia yang membuat skor berakhir 2-4. Kekalahan ini juga membuat Roma belum sekalipun menang di tujuh laga terakhir di semua ajang.
"Kondisi ini tidak normal. Kita benar-benar gagal. Namun kita harus tetap berdiri tegak meski ada badai. Tim ini memerlukan karakter yang kuat dan kebanggaan serta unsur-unsur lain agar bisa bangkit kembali,” jelas ia.
Dengan rentetan hasil buruk ini, Rudi Garcia mengaku tak berniat mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih.
"Aku tidak akan berhenti. Aku akan tetap tinggal di sini dan bertempur sampai mati,” tutup ia.
Di ajang Coppa Italia, Spezia sendiri melanjut ke fase perempatfinal melawan klub Divisi Tiga Italia Alessandria yang berhasil mengalahkan Genoa.