Korban Tewas Aremania Bertambah Jadi Dua Orang

Sabtu, 19 Desember 2015 12:16 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
 Copyright:

Insiden diserangnya suporter Aremania terjadi di dua lokasi berbeda di SPBU Jatisumo Ngampal Sragen dan bengkel batas kota Nglorok Sragen, sekitar pukul 04.15 WIB.

Ratusan orang suporter Bonek melempari bus suporter Arema dengan batu di SPBU Jatisumo Ngampal Sragen. Satu orang suporter penumpang bus Arema, Eko Prasetyo (28 tahun) ditarik keluar bus dan dipukuli dengan batu. Korban luka di bagian kepalanya dan meninggal di tempat kejadian.

Sementara itu, di tempat berbeda, di bengkel batas kota Nglorok Sragen, rombongan suporter Arema menggunakan mobil Suzuki Carry dengan penumpang tujuh orang juga digeruduk rombongan Bonek saat tiba di Nglorok, Sragen.

Suporter Arema berlarian menyelamatkan diri, sedangkan sopir Carry, Slamet yang merupakan warga Polgajih, Blitar tak sempat menyelamatkan diri. Slamet ditarik keluar dan dikeroyok Bonek hingga akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Hingga saat ini, sekitar 500 suporter Bonek diamankan di Polres Sragen. Rombongan ini baru setengah dari total rombongan yang berangkat dari Surabaya dan beberapa kota lain berjumlah sekitar 1000 orang.

"Kami kini mengamankan sebanyak 500 suporter Bonek untuk diperiksa di Polres Sragen. Kami periksa satu per satu suporter untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," kata Kasat Sabhara Polres Sragen AKP Hartono, seperti dikutip dari Antara.

573