Meski sama-sama punya sejarah panjang, namun pertemuan dua tim yang selalu panas ini tampaknya tidak menggambarkan rivalitas sengit Arema vs Persebaya. Pasalnya, pada turnamen PJS kali ini tim yang akan dihadapi Ahmad Bustomi dkk mengusung nama baru.
Di lihat dari kondisi terbaru, Arema jelas berada di atas angin. Kekuatan Singo Edan tetap tak terpengaruh dengan absennya Juan Revi maupun Hendro Siswanto.
Kemenangan 1-0 atas Persipura juga menjadi modal penting Arema untuk membidik poin penuh, karena satu kemenangan lagi akan memastikan Arema berlaga di semifinal PJS.
Sebaliknya di kubu lawan, kondisi tim sedang tak kondusif. Surabaya United dipastikan tidak akan tampil dengan kekuatan utama.
Tim asuhan Ibnu Grahan mesti kehilangan Rudi Widodo yang menjalani sanksi akibat kartu merah saat kalah 1-2 dari Pusamania Borneo FC.
Ketimpangan Surabaya United pun makin komplet, pasca dipecatnya empat pemain yang selama ini menjadi tulang punggung tim.
Jendri Pitoy, Otavio Dutra, Pedro Javier dan Thiago sudah tidak lagi menjadi anggota tim. Praktis, melawan Arema, Ibnu Grahan bakal mengandalkan skuad pemain lokal yang mayoritas berusia muda.
Jika Arema tampil cerdas, bukan tidak mungkin Singo Edan melenggang mulus dengan menang mudah melawan tim yang berada dalam kondisi tak kondusif.
Arema pun dalam trek positif seiring catatan tak terkalahkan dalam lima laga terkini. Rekor gol tim asuhan Joko Susilo pun mengesankan, dengan melesakkan 12 gol minus 3 kebobolan.
Sementara Surabaya United terlihat labil, dengan hanya surplus 2 gol (10-8) selama berlaga di PJS.
Prediksi INDOSPORT: 30% - 10% - 60% (Surabaya United Menang - Seri Arema Cronus Menang)
Strategi
Arema tetap akan bermain ofensif sejak awal untuk segera mengunci kemenangan. Absennya Juan Revi dan Hendro Siswanto tak akan berpengaruh banyak pada kekuatan utama tim fi lini tengah.
I Gede Sukadana maupun Toni Espinosa mempunyai kualitas setara untuk menopang tugas Ahmad Bustomi sebagai jendral lapangan tengah.
I Made Wardana juga dalam kondisi percaya diri tinggi, karena gawangnya masih cleen seet dalam tiga laga terakhir. Kembalinya Hasim Kipue dan pulihnya Kiko Insa semakin memperkuat pertahanan Arema.
Di lini depan, Samsul Arif dan Cristian Gonzales akan menjadi fokus perhatian lini bertahan Surabaya United yang bakal mengandalkan amunisi lokal seiring keluarnya Otavio Dutra.
Firly Apriansyah dan Munhar dipastikan akan bekerja keras dalam menghadang keliaran duet bomber Arema yang sudah mengoleksi enam gol tersebut.
Salah satu celah yang bisa dimanfaatkan Ibnu Grahan adalah menempatkan gelandang dan sayap enerjik yang bisa mengusung serangan secara cepat.
Evan Dimas maupun Siswanto menjadi andalan untuk mengisi lini tengah.
Ketimpangan nyata adalah di sektor depan, sepeninggal duet bomber asing Thiago dan Pedro Javier. Fandi Eko Utomo dam Ilham Udin tampaknya akan sangat diandalkan untuk setidaknya memberi daya kejut bagi Purwaka Yudi melalui serangan balik cepat.
Fakta Pertandingan
- Pertemuan di PJS 2015 menjadi duel pertama kedua tim, setelah Persebaya Surabaya berganti nama menjadi Surabaya United.
- Arema Cronus 2 kali menyingkirkan Surabaya United saat masih bernama Persebaya di dua turnamen terakhir. Singo Edan menggagalkan langkah Persebaya di semifinal SCM Cup lewat kemenangan 1-0 di Palembang, Januari lalu. Sedangkan pada Desember 2013, Arema menang dengan yang sama dalam Final Piala Gubernur Jatim di Stadion TNI AL Bumimoro Surabaya tanpa dihadiri penonton.
- Kedua tim terakhir bertemu di kompetisi ISL pada 2009/2010 silam, atau lebih dari 5 tahun lalu. Duel pertama di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Persebaya menang lewat skor 2-0 melalui gol spektakuler Taufik dari tendangan jarak jauh sekitar 25 meter. Sedangkan di Malang, Arema ganti membalas melalui gol tunggal Pierre Njanka lewat hadiah penalti.
- Kedua tim sama-sama pernah mengalami degradasi dan kemudian promosi di musim berikutnya di era Liga Indonesia. Persebaya degradasi dari Divisi Utama musim 2002, kemudian kembali lagi setelah meraih Juara Divisi Satu. Hebatnya, Persebaya mengakhiri musim 2004 dengan gelar Juara Liga Bank Mandiri. Sementara Arema degradasi di musim 2003, dan kembali promosi setahun berselang lewat Juara Divisi Satu 2004.
Data Pertandingan
Head to Head Surabaya United (Persebaya) vs Arema Cronus
25-01-2015 (SCM Cup) Arema vs Persebaya 1-0
24-12-2013 (PGJ) Persebaya vs Arema 0-1
28-12-2012 (PGJ) Arema vs Persebaya 1-0
21-02-2010 (ISL) Arema vs Persebaya 1-0
16-01-2010 (ISL) Persebaya vs Arema 2-0
5 Laga Terakhir Surabaya United
13-12-2015 (PJS) Surabaya Utd vs PBFC 1-2
30-11-2015 (PJS) Surabaya Utd vs PBFC 3-1
27-11-2015 (PJS) Surabaya Utd vs Persela 4-3
21-11-2015 (PJS) Surabaya Utd vs Persib 1-0
15-11-2015 (PJS) PS TNI vs Surabaya Utd 2-1
5 Laga Terakhir Arema Cronus
13-12-2015 (PJS) Arema vs Persipura 1-0
28-11-2015 (PJS) Arema vs Persija 1-0
22-11-2015 (PJS) Arema vs Sriwijaya FC 2-0
16-11-2015 (PJS) Persipasi BR vs Arema 2-4
10-11-2015 (PJS) Arema vs Gresik Utd 4-1
Perkiraan Susunan Pemain:
Surabaya United (4-4-2): Thomas Ryan Bayu (K) Firly Apriansyah, Fatchu Rahman, I Putu Gede Juniantara, Munhar (B) Evan Dimas Darmono/captain, Siswanto, Zulfiandi, Asep Berlian, Ilham Udin Armayn, Fandi Eko Utomo (D)
Pelatih: Ibnu Grahan
Arema Cronus (4-4-2): I Made Wardana (K) Fransisco Insa, Hermawan, Junda Irawan, Hasim Kipuw (B) Ahmad Bustomi/captain, I Gede Sukadana, Dio Permana, Esteban Viscarra (T) Samsul Arif, Cristian Gonzales (D)
Pelatih: Joko Susilo