Emile Mbamba menjadi orang kedua setelah Tony Ho yang menagih kekurangan haknya dari Surabaya United. Dia belum menerima kewajiban manajemen Surabaya United sebesar Rp90 juta.
"Ya, benar ada hak saya di Surabaya United yang belum dibayarkan selama Piala Presiden 2015," katanya kepada awak media termasuk INDOSPORT, Sabtu (26/12/15).
"Total masih ada Rp90 juta. Uang muka saya sebesar Rp50 juta belum terima sampai sekarang. Selain itu, gaji selama satu bulan senilai Rp40 juta belum dilunasi sama manajemen. Plus gaji sebesar 10 persen seharga Rp10 juta," tambah penyerang asal Kamerun ini.
Mbamba mengaku manajemen baru membayar dua kali, masing-masing senilai Rp5 juta. Dia menyatakan jika bukan dengan alasan untuk kebutuhan keluarga di Kamerun, bisa jadi manajemen tak kunjung membayar.
"Beberapa hari lalu dibayar Rp5 juta, kemarin (Jumat, 25/12/15), karena untuk kebutuhan keluarga juga Rp5 juta lagi," ungkap pemain 33 tahun itu.
Mbamba berharap manajemen segera membayarkan haknya. Sebab, anggota keluarga mantan pemain Arema Malang ini sudah menjadi kepala keluarga.
"Ayah saya baru-baru ini meninggal dunia. Makanya, saya lebih memikirkan keluarga saya dan adik. Terutama ibu saya yang kondisinya sekarang tidak baik," beber pemain bertinggi badan 177cm ini.
"Apalagi, perayaan Natal kali ini saya tidak bisa pulang. Padahal setiap Natal kami selalu berkumpul. Saya tidak mau ada masalah apapun. Karena saya dengan bos (Gede Widiade, red) sudah terjalin hubungan baik dan sering komunikasi."
"Tapi, saya juga butuh hak saya dan dia sudah berjanji akan bayar. Makanya saya tunggu, sampai-sampai harus melewatkan Natal bersama keluarga di Kamerun," sambung Mbamba.
Kisa Mbamba ini tentu saja bukan perkara baru di sepakbola Indonesia. Kasus tersebut hanya menjadi penegas jika sepakbola Indonesia memang sudah tidak sehat meski dalam kondisi di sanksi ataupun tidak.
Klub seperti Surabaya United juga menjadi peringatan besar bagi para penyelenggara untuk lebih selektif dalam mencari peserta agar klub yang "miskin" tahu diri untuk tidak ikut serta dalam kompetisi jenis apapun.