Top skor sementara Liga Primer yang telah mengoleksi 15 gol dari 18 laga yang telah dilakoninya dilaporkan tidak dalam kondisi prima dan berpotensi tidak bisa diturunkan dalam laga kontra Manchester City babak ke-19 mendatang.
Vardy yang sedang dalam kondisi demam sempat dipaksakan bermain sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-69 pada laga Boxing Day kontra Liverpool sebelumnya.
Terkait kondisinya tersebut manajer The Foxes, Claudio Ranieri menyampaikan kepada wartawan bahwa dirinya akan terus memantau kondisi anak asuhnya itu.
"Saya harus melihat Jamie Vardy selama tiga hari berikutnya dan melihat apakah reaksinya baik atau tidak," ungkapnya seperti dilansir Sportmole.
Lebih lanjut Ranieri juga menjelaskan bahwa ia menarik keluar Vardy pada laga kontra Liverpool kemarin untuk menjaga kondisi pemainnya agar tidak semakin buruk.
"Dia bermain dengan demam. Saya tidak ingin memberinya lebih banyak menit. Saya ingin mempertahankan dia," jelasnya.
Selain menarik Vardy, Ranieri juga tidak memainkan Riyad Mahrez selama 90 menit penuh karena khawatir pilar andalannya kelelahan saat menjalani laga penting di East Midlands kontra City.
"Kami akan berhadapan dengan lawan berat lainnya dan kami harus siap. Kami segera melupakan kekalahan kemarin dan para pemain tidak suka dengan hasil kekalahan kemarin. Menurut saya itu sangat baik dan saya suka semangat ini," tegasnya.
Sementara skuat asuhan Manuel Pellegrini diyakini akan berjuang habis-habisan untuk memantapkan posisi klasemen setelah berhasil memangkas jarak poin berkat kemenangan telak kontra Sunderland 4-1 kemarin.
Manchester City berpeluang untuk mengambil alih urutan dua klasemen setelah Arsenal gagal meraih kemenangan melawan Bournemouth.
Poin mereka dari Arsenal kini hanya berjarak satu poin dengan koleksi 35 poin yang mereka miliki dan terpaut tiga poin dari Leicester yang telah mengoleksi 38 poin di puncak klasemen.