Tim Singo Edan siap untuk berlaga dalam turnamen yang akan digarap PT Liga Indonesia agar bisa tetap menjalankan aktivitas tim.
Arema Cronus menjadi salah satu tim yang terus diburu untuk mengikuti berbagai turnamen yang akan berlangsung. Tim Singo Edan pun mengaku siap saja jika rencana digulirkannya Turnamen Super League (TSL) benar-benar terwujud.
Turnamen yang digarap PT Liga Indonesia itu melibatkan seluruh peserta kompetisi Indonesia Super League dan bakal berlangsung dengan durasi waktu hingga lebih dari dua bulan. Mengenai detail formatnya, PT Liga juga masih akan menggodoknya lebih lanjut.
"Kita siap saja jika ada turnamen lagi. Setelah PJS, kita juga tidak tahu rencana tim seperti apa. Kalau ada lagi ya bagus, jadinya tim tetap ada aktivitas," tutur Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo usai mendampingi timnya berlatih di Stadion Gajayana.
Pelatih yang akrab disapa Gethuk itu menilai, bergulirnya beberapa turnamen memang membantu kondisi keuangan tim maupun jam terbang pemain. Pasca terhentinya kompetisi ISL, banyak tim-tim lain yang memilih vakum sehingga menyulitkan kondisi para pemain.
"Kalau ada turnamen, tim kan jadi tidak vakum. Pemain tetap dapat bayaran, begitu juga para karyawan dari Arema. Mereka butuh kerja dan penghasilan," imbuhnya.
Meski begitu, ia secara pribadi menerangkan bahwa satu-satunya kebutuhan timnya adalah sebuah kompetisi. Bergulirnya berbagai turnamen juga diakuinya tidak begitu ideal dalam membantu mengembangkan kualitas tim maupun pemain.
"Ya tetap kita butuh kompetisi. Kalau turnamen, kita diburu untuk menang sehingga pembinaan sedikit terlupakan. Tapi kalau kompetisi, kita bisa tingkatkan kualitas tim dan pemain karena bersifat kontinyu dan berjenjang," pungkasnya.