Suasana haru terlihat di Lapangan Futsal Ciujung Bandung, Senin (11/01) setelah pelatih Djadjang Nurdjaman menyampaikan salam perpisahan kepada seluruh penggawa, asisten dan ofisial tim Persib Bandung.
Pelatih yang akrab disapa Djanur ini akan meninggalkan Bandung menuju Jakarta, sebelum bertolak ke Italia untuk menimba ilmu di klub Inter Milan. Djanur akan bertolak ke Negeri Pizza pada Kamis, 14 Januari 2016.
Mimik muka yang sedih dan mata yang berkaca-kaca terlihat jelas ditunjukkan pelatih yang akrab disapa Djanur ini. Pasalnya, ini merupakan hari terakhir pelatih asal Majalengka ini bersama Persib.
"Sebetulnya sudah saya sampaikan salam perpisahan pada pertandingan lalu (uji coba lawan PS Setia). Barusan saya goodbye sama para pemain karena saya besok sore sudah harus berada di Jakarta," ujar Djanur.

"Tidak ada waktu lagi. Jumpersnya kan Hari Rabu jam 10.00 karena Pak Erik (Thohir) punya waktu pas hari itu. Saya dapat info dari manajemen begitu," tambahnya.
Djanur mengaku sudah mengetahui siapa sosok pelatih yang akan mengganti posisinya. Namun pelatih berusia 57 tahun itu enggan membeberkannya dan akan menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
"Saya juga belum tahu nantinya saya seperti apa. Apakah setelah pulang (dari Italia) kembali kesini (Persib) atau tidak. Yang jelas saya harus sampaikan terimakasih kepada pemain. Kerjasamanya luar biasa selama ini dan bisa menghadirkan prestasi dari seluruh tim, pemain, ofisial bukan hanya satu elemen saja," tuturnya.
"Semua sama-sama membangun kekompakkan, kekeluargaan, kebersamaan dan kedisiplinan yang tinggi. Itu modalnya," sambungnya.
Untuk itu, Djanur berharap agar Persib bisa menjaga kekompakkan yang sudah terjalin selama ini. "Saya juga berpesan kepada pemain muda jangan kalah kepercayaan diri karena soal talent dan bakat mereka sudah memiliki," harapnya.