Everton berhasil mencetak gol ketiga di menit 91 melalui Ramiro Funes Mori dan merubah kedudukan menjadi 3-2 untuk tim tamu. Gol tersebut juga sekaligus membuat The Toffees merasa percaya diri dapat membawa pulang tiga poin.
Akan tetapi, di penghujung laga Terry mampu mencetak gol penyeimbang sekaligus mengandaskan kemenangan yang telah berada di depan mata Everton. Gol di menit 90+7 itu sejatinya berbau kontroversi jika kembali melihat ke tayangan ulang.
Atas hal tersebut Martinez sangat marah dengan keputusan wasit yang menggagalkan kemenangan timnya di Stamford Bridge.
"Saya sangat marah. Jelas sekali itu offside dan itu harusnya bisa dilihat (hakim garis). Lebih buruk lagi, itu 50 detik setelah waktu berakhir. Itu bukan hal yang bagus," seru Martinez dikutip The Guardian.
Pelatih 42 tahun itu juga merasa jika Chelsea tidak layak mendapatkan hasil imbang dengan cara seperti ini. Bahkan, Martinez juga meyakini jika tidak ada yang menginginkan wasit melakukan pekerjaan yang buruk di setiap pertandingan.
“Semua yang Anda inginkan adalah wasit melakukan pekerjaannya. Hakim garis berada di posisi yang baik dan jelas Terry offside. Itu bukan cara yang baik untuk mengambil dua poin,” tandas mantan pelatih Swansea City tersebut.