Penyerang Leicester City, Andrej Kramaric merupakan rekor pembelian termahal Leicester saat ia didatangkan dari klub lamanya, Rijeka dengan bandrol 9 juta Pounds.
Namun performa gemilang Jamie Vardy, Leonardo Ulloa dan Shinji Okazaki membuat striker 24 tahun itu hanya bermain selama 22 menit di pentas Liga Primer musim ini.

Dilansir Express, pelatih Claudio Ranieri telah menyatakan bahwa meminjamkannya ke klub lain merupakan salah satu cara untuk membuat penyerang asal Kroasia itu bisa mendapatkan jam bermain lebih banyak.
"Bagi saya dia adalah pemain fantastis, tapi saat ini saya melihat tiga striker lain tampil lebih baik. Itu adalah masalah, tapi bagi saya dia adalah pencetak gol yang luar biasa," kata Ranieri.
"Saya ingin semua pemain saya bahagia. Saya tahu bahwa yang tidak bermain tidak senang, tentu saja. Jika mereka senang, mereka gila!”
"Tapi, tentu saja, saya juga harus memahami apa yang ingin mereka lakukan karena juga Kramaric akan lebih fokus untuk bermain di pentas Piala Eropa bersama negaranya."

Kramaric sejauh ini telah memiliki sembilan caps bersama tim nasional Kroasia dan telah mengoleksi tiga buah gol.
Pemain berusia 24 tahun itu masih sangat berpeluang terpilih untuk tampil bersama tim nasional negaranya di ajang Piala Eropa 2016 setelah Kroasia dipastikan lolos ke Prancis.
Namun, untuk meyakinkan pelatih tim nasional Kroasia, Ante Cacic perlu menunjukkan konsistensinya dalam bermain.
Sementara Leicester sendiri untuk urusan striker tampaknya masih cukup puas dengan penampilan produktif Jamie Vardy untuk mengisi lini serangnya.