Dalam turnamen Piala Jenderal Sudirman (PJS) ada beberapa nominasi yang diperebutkan oleh pemain yang mengikuti kejuaraan yang di selenggarakan untuk memperingati HUT TNI ke-70 ini. Salah satunya adalah perebutan gelar pemain terbaik PJS.
Salah satu penelis pemain terbaik PJS, Danurwindo menjelaskan bahwa ada lima nama yang akan dipilih oleh 15 pelatih tim yang mengikuti PJS untuk menjadi pemain terbaik.

Danurwindo menerangkan skema pemilihan pemain terbaik dalam konferensi pers jelang final Piala Jenderal Sudirman.
Kelima nama itu adalah, Nur Iskandar (Semen Padang), Jandia Eka Putra (Semen Padang), Rizky Pellu (Mitra Kukar), Rodolof Yanto Basna (Mitra Kukar), dan Christian Gonzales (Arema Cronus).
Pelatih Timnas Indonesia era 80an ini menjelaskan, pemilihan kriteria pemain terbaik dalam turnamen ini mengacu kepada pemilihan pemain terbaik pada Piala Dunia.
"Pemilihan MVP ini berdasarkan kriteria yang kita buat mengacu pada FIFA World Cup, yang punya kontribusi kepada tim. Selain itu impact dari kehadiran mereka juga besar, penampilan konsisten, dan leadership di dalam lapangan. Terakhir bisa membawa timnya kepuncak," jelas Danur di Hotel Century, Senayan, Jakarta.

Danurwindo menerangkan skema pemilihan pemain terbaik dalam konferensi pers jelang final Piala Jenderal Sudirman.
Ia menuturkan, penilaian yang dilakukan oleh tim panelis sebenarnya sudah mulai dijalankan sejak babak penyisihan lalu, dan bukan hanya saat babak semifinal saja. Bahkan Danur mengklaim, pemilihan permain terbaik dalam turnamen ini dinilai lebih baik dari sebelumnya karena ada data statistik yang dikumpulkan oleh tim panelis.
Nantinya, proses penilaian akan dilakukan oleh ke-15 pelatih klub peserta turnamen PJS. Dimana pihak panitia akan mengirimkan surat elektronik kepada 15 pelatih tersebut. Selain itu, tidak seperti Ballon d'Or, para pemilih nominator tersebut, tidak akan diberitahukan kepada umum.
"Yang milih 15 pelatih, termasuk yang sudah tersingkir, karena pas turnamen mereka pelatihnya. Proses akan dilakukan lewat email, mereka akan kembalikan kepada kami. Kami tidak akan menyebut namanya, siapa milih siapa," ujar Cahyadi selaku perwakilan Mahaka Sport and Entertainment.