Persipura Terancam Bubar

Rabu, 27 Januari 2016 22:40 WIB
Editor:
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Persipura saat persiapan melawan Bengaluru JSW (India) pada laga terakhir grup E AFC Cup 2015, Selasa (12/05/15). Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Persipura saat persiapan melawan Bengaluru JSW (India) pada laga terakhir grup E AFC Cup 2015, Selasa (12/05/15).

Sejatinya, pihak manajemen klub sudah memberikan berkas proposal kepada tiga sponsor besar, yaitu Freeport, Bank Papua, dan Semen Bosowa. Terlebih, kontrak pemain juga sudah berakhir usai turnamen Piala Jenderal Sudirman.

"Kami sudah menggelar rapat manajemen seminggu lalu. Keputusannya tim terpaksa dibubarkan kalau belum ada kepastian dari pihak sponsor, karena kontrak pemain sudah habis usai Piala Jenderal Sudirman," ungkap Rocky Babena selaku sekretaris Persipura.

Rocky Babena, sekretaris Persipura Jayapura.

Selain kontrak pemain, Persipura juga bakal terancam tidak ikut serta Piala Gubernur Kaltim dan Indonesia Super Competition (ISC) 2016. Hal tersebut dikarenakan Persipura tidak memiliki modal biaya untuk operasional dalam mengikuti Piala Gubernur Kaltim dan ISC 2016.

"Selain kepastian pihak sponsor, kami juga belum menerima kepastian izin diselenggarakannya Piala Gubernur Kaltim dari pihak panitia. Kalau ISC memang PT Liga Indonesia sudah menghubungi kami, tapi kembali lagi kendalanya adalah sponsor untuk biaya operasional kami," sambung Rocky.

Rocky sangat berharap bahwa ketiga sponsor besar Persipura tersebut sudah dapat memberikan kepastian sebelum awal Febuari 2016. Hal tersebut tentunya bisa memberikan angin segar bagi tim Mutiara Hitam agar bisa mengontrak para pemainnya lagi guna mengikuti pagelaran Piala Gubernur Kaltim dan ISC 2016.

"Saat ini, tim masih latihan seperti biasa. Mereka tetap enjoy berlatih, karena masalah sponsor menjadi tanggung jawab sepenuhnya manajemen," Rocky mengakhiri.

Persipura merupakan salah satu klub kebanggan Indonesia di kancah Asia.

194