Laga besar akan tersaji di babak semifinal Coppa Italia yang mempertemukan dua raksasa, Juventus kontra Inter Milan. Kedua tim yang memiliki sejarah kejayaan panjang ini akan beradu strategi untuk merebut satu tempat di partai final.
Namun, jelang pertandingan kali ini, Bianconeri diuntungkan dengan catatan bagus kala berjumpa Inter. Dalam 5 laga terakhir, Juventus tak terkalahkan saat melawan Inter dengan rincian 2 kali menang dan 3 kali kalah. Itu akan menjadi modal penting bagi Paulo Dybala dan kawan-kawan.
Selain itu, Juventus memang lebih diunggulkan pada laga kali ini. Laju positif Juventus yang selalu menang dalam 11 laga membuat Bianconeri benar-benar berada dalam kondisi siap tempur. Meski Juventus di atas angin, laga besar seperti ini tetap akan berbeda bagi Inter.
Inter diyakini sangat termotivasi untuk mengalahkan Juventus yang berstatus sebagai juara bertahan. Walaupun tak konsisten di laga terakhir Serie A saat hanya bermain imbang 1-1 kontra Carpi, Inter butuh kemenangan agar bisa mempersiapkan laga besar lainnya kontra AC Milan pekan depan.

Juventus
Juventus siap menurunkan kekuatan penuh saat menjamu Inter Milan. Laju positif membuat Gianluigi Buffon dan kawan-kawan percaya diri. Wajar saja, dari 5 laga terakhir, Juventus berhasil menyapu bersih semua kemenangan. Termasuk menyingkirkan Lazio 1-0 di babak perempat final Coppa Italia dan mengalahkan AS Roma 1-0 di Serie A.
Pada laga nanti, Juventus akan tetap memakai skema 3 bek dengan trio Barzagli, Bonucci dan Chiellini. Sementara gelandang akan diisi pemain-pemain seperti Pogba, Marchisio dan Khedira. Dybala dan Morata dipercaya mengisi lini depan untuk menggedor lini pertahanan Inter.
Inter Milan
Roberto Mancini tengah menunjukkan penampilan tak konsisten sejauh ini. Padahal di awal musim, Inter dianggap cukup kuat untuk bersaing dalam perebutan gelar Serie A. Menghadapi Juventus, Inter membawa modal yang tak terlalu bagus yakni 2 menang, 2 imbang dan 1 kalah.
Pada laga nanti, pelatih Roberto Mancini kemungkinan tak akan memainkan Mauro Icardi. Posisi striker asal Argentina itu akan digantikan Rodrigo Palacio di lini depan. Sementara lini tengah akan diisi oleh Kondogbia, Medel dan Brozovic.

Player To Watch
Paulo Dybala (Juventus)

Kepergian Carlos Tevez tak jadi persoalan serius bagi Juventus. Striker Argentina lainnya, Paulo Dybala dengan cepat mengambil alih peran Tevez sebagai pemain depan jempolan. Musim ini, Dybala menjadi tulang punggung Bianconeri di lini serang.
Gol-golnya selalu memiliki arti penting bagi Juventus. Musim ini saja, Dybala sudah mengemas 13 gol bersama Juventus di semua kompetisi.
Rodrigo Palacio (Inter Milan)

Performa Palacio memang tengah menurun musim ini. Tak hanya Palacio, namun lini depan Inter Milan secara keseluruhan kini kesulitan untuk mendulang gol.
Bakal tak dimainkannya Icardi membuat Palacio akan menjadi harapan Inter untuk membobol gawang Juventus. Sejauh ini, Palacio baru mencetak 2 gol bersama Inter di semua kompetisi.
Prediksi INDOSPORT: 40%-30%-30% (Juventus Menang- Imbang - Inter Milan Menang).