Dua punggawa baru itu terdiri dari unsur pelatih dan pemain. Manajemen resmi memperkenalkan Milomir Selsija dan Raphael Maitimo kepada awak media di Malang. Keduanya diikat kontrak dengan durasi 11 bulan, hingga 27 Desember mendatang.
Manajemen pun mengakui sudah lama berkomunikasi terhadap keduanya. Raphael Maitimo diakui menjadi pemain bidikan pertama, bahkan sebelum tim Singo Edan mengakhiri kiprah di Piala Jenderal Sudirman dua minggu lalu.

Caption: Arema Cronus memperkenalkan dua wajah baru yakni Milomir Selsija (pelatih kepala) dan Raphael Maitimo.
“Sekarang Timo sudah di sini. Dia sudah mewujudkan cita-citanya yang memang ingin membela Arema sejak beberapa bulan lalu,” tutur General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.
Karena momen yang tidak tepat, oleh karenanya manajemen masih merahasiakan komunikasi secara intens dengan Maitimo.

Caption: Raphael Maitimo saat masih berseragam Sriwijaya FC
Sementara pemilihan Milomir Selsija sebagai pelatih kepala tim, memang pilihan realistis dari pada dua calon nama lainnya. Selain Milo, isu yang belakangan berkembang adalah Osvaldo Lessa dan Robert Rene Albert yang digadang-gadang bakal menjadi head-coach Singo Edan.
“Ya dari 3 nama itu, Milo memang paling realistis. Sejak terhenti di semifinal PJS, kami terus intens berkomunikasi dan Milo paling memungkinkan datang ke Malang,” imbuh Ruddy Widodo.
Faktor pernah melatih di Indonesia dan kedekatan dengan para pemain menjadi faktor penting dalam pemilihan pelatih asal Bosnia tersebut.
“Milo memang kami butuhkan, karena juga sudah memahami karakter beberapa pemain kami yang pernah satu tim bersama sebelumnya,” tambah pengusaha transportasi itu.