Penjaga gawang kelahiran Jakarta itu memutuskan keluar dari Arema Cronus, dan memilih ikut trial dengan Gamba Osaka.
Bersama salah satu klub raksasa Liga Jepang (J-League) itu, adik kandung Ahmad Kurniawan akan menimba ilmu bersama skuat Gamba Osaka selama tiga minggu sepanjang bulan Februari mendatang.
"Ya memang Meiga akan ke Jepang gabung klub Gamba Osaka. Dia tidak kontrak, tapi hanya trial," tutur Ruddy Widodo.
General Manager Arema Cronus itu sebetulnya masih ingin mempertahankan andalan Timnas U-23 pada SEA Games 2013 lalu. Namun, tekad bulat Kurnia Meiga yang ingin mengembangkan karirnya tak bisa dibendung manajemen tim.
Sejak bergabung pada 2008 silam, Meiga menjadi salah satu pilar andalan tim Singo Edan. Puncak karirnya bersama Arema adalah meraih gelar Juara ISL sekaligus menjadi pemain terbaik ISL di musim 2009/2010 lalu.

Salah satu ekspresi Kurnia Meiga usai laga bersama Arema Cronus.
"Sebetulnya dia masih kita butuhkan. Pelatih (Milomir Selsija) juga bilang butuh tenaganya. Tapi, kita juga tak bisa menghalangi karirnya juga," Ruddy menambahkan.
Pihak klub pun mendukung secara penuh langkah Kurnia Meiga untuk menimba ilmu di kompetisi paling modern di Asia itu. Hal ini dinilai tepat, mengingat situasi sepakbola Indonesia belum juga kondusif.
"Pastinya kami mendukung pengembangan karirnya. Klub sekelas Gamba Osaka pun mengakui kualitas kita, dengan memberi kesempatan pemain kita trial di sana," tukasnya.

Kurnia Meiga bersama sang istri, Azhiera Adzka Fathir.