Menanti Kiprah Pelatih Kulit Hitam di Inggris

Senin, 8 Februari 2016 19:28 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Sol Campbell mengatakan bahwa ras seharusnya tidak menjadi faktor penentu bagi seorang calon pelatih saat ditunjuk oleh pihak klub. Hal itu tentu akan memicu kembali isu diskriminasi yang meminggirkan salah satu ras.

Campbell sendiri menyoroti kiprah minim para pelatih kulit hitam di jagat kompetisi sepakbola Inggris. Pemain berusia 41 tahun itu bahkan mengutuk kurangnya pelatih kulit hitam dalam sepakbola Inggris pada lebih dari satu kesempatan dan kembali mendesak klub untuk mempromosikan keragaman.


Sol Campbell saat masih membela tim nasional Inggris medio 1996-2007

“Saya pikir. Anda membutuhkan seseorang yang akan datang dan benar-benar bekerja ketika ia mendapat pekerjaan,” kata Campbell kepada Omnisport.

“Ini semua tentang proses seleksi dan orang-orang yang santai. Lupakan warna kulit, jika dia baik untuk pekerjaannya dan Anda ingin memberinya kesempatan, beri dia kesempatan, mengapa tidak?” tandasnya.

“Entah Anda melakukannya dengan sangat baik atau Anda bisa dipecat, tapi itu terjadi kepada orang lain. Beberapa orang akan naik, beberapa akan turun, lupakan warna, percayakan mereka,” imbuhnya.


Sol Campbell menjadi salah satu pemain andalan di skuat utama Arsenal pada 2001-2006

Campbell tertarik untuk mengambil peran kepelatihan ke dalam manajemen klub. Namun, ia lebih memilih untuk mengambil langkah pelan-pelan dan teratur agar bisa membangun karir yang sukses.

“Saya menyelesaikan tanda pelatihan saya sekarang. Saya tidak ingin jatuh dan hancur. Saya ingin membangun perlahan-lahan. Saya membangun sesuatu untuk bertahan. Ini perbedaannya sebagai manajer, karena sebagai pemain Anda membangun karir Anda, tetapi sebagai manajer, di tahun pertama Anda harus beruntung,” pungkasnya.

13