Liga Primer Inggris

Saat Tottenham Hotspur Bermain Seperti Binatang

Senin, 8 Februari 2016 12:59 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Klasemen Liga Primer Inggris tampak tak seperti biasanya. Jika musim-musim sebelumnya para raksasa seperti Manchester United, Chelsea, Liverpool, Arsenal dan Manchester City berada di peringkat teratas, kini pemandangan praktis berubah.

Ada armada besutan pelatih kawakan Claudio Ranieri, Leicester City yang sangat nyaman berada di singgahsana puncak klasemen dengan total 53 poin dari 23 laga. Jamie Vardy dan kawan-kawan memang tangguh karena sukses mengangkangi tim-tim besar Liga Primer Inggris.

Lalu, siapa berada di posisi runner-up? Bukan United, City, Chelsea, Arsenal apalagi Liverpool. Ada nama tim kuda hitam lainnya yang berhasil merusak dominasi tim-tim besar yakni Tottenham Hotspur.

Tak berlebihan rasanya jika pelatih Watford, Quique Sanchez Flores seusai menelan kekalahan 1-0 atas Tottenham mengatakan jika armada Pochettino tersebut bermain seperti binatang. Bagi Flores, Tottenham adalah tim yang lebih baik dari City dan Chelsea.


Pelatih Watford, Quique Sanchez Flores saat memberikan instruksi kepada anak asuhnya di pentas Liga Primer Inggris


Quique Sanchez Flores saat berjumpa pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino di Liga Primer Inggris akhir pekan kemarin

“Bagi saya, itu adalah yang terbaik (tim yang kami hadapi),” kata pelatih Watford, Quique Sanchez Flores kepada wartawan.

“Kami bermain dua kali melawan Manchester City, dua kali melawan Tottenham, dua kali melawan Chelsea, dan saya pikir ini adalah tim yang lebih lengkap,” jelasnya.

“Kami mencoba untuk berlatih banyak, dan mencoba untuk fokus dengan apa yang terjadi dalam masa transisi. Kami tahu apa yang ingin kami lakukan ketika kami mendapatkan bola, kami mencoba untuk bermain, tapi itu tidak mungkin,” tambahnya.


Gol tunggal Kieran Trippier ke gawang Watford berhasil mengantarkan Tottenham Hotspur ke posisi 2 klasemen sementara Liga Primer Inggris

“Itu tidak mungkin karena mereka seperti binatang di sana, mencoba untuk mengalahkan dan memulihkan bola secepat mungkin,” bebernya.

“Anda perlu kecepatan tinggi dalam berpikir dan bermain, dan itu tidak mungkin hari ini,” tandasnya.

“Para pemain kami tahu bahwa kami bermain melawan tim yang luar biasa. Mereka mengakui bahwa ini mungkin menjadi tim terbaik yang kami hadapi musim ini,” tambah Flores.

“Ketika Anda berada di lapangan dan tim lawan lebih baik dari Anda, hal yang paling penting adalah untuk mengenalinya,” imbuhnya.

“Kami mencoba untuk bertahan sekuat mungkin. Kami memiliki pilihan sampai akhir karena saat situasi 1-0 semuanya mungkin dalam sepakbola, tapi itu satu-satunya kabar baik bagi kita,” tuntasnya.

3