Sistem Liga Champions Terancam Berubah pada 2018

Kamis, 11 Februari 2016 13:01 WIB
Penulis: Abdul Hamid | Editor:
 Copyright:

Saat ini Liga Champions menggunakan sistem play-off yang diikuti 54 klub. Selanjutnya, dari 54 klub tersebut hanya 34 klub yang mengantongi tiket babak penyisihan. Namun, pihak Asosiasi Klub Eropa (ECA) meminta pada babak penyisihan ini hanya diisi oleh 20 klub.

Seperti dilaporkan BBC, Ketua ECA, Karl-Heinz Rummenigge, telah meminta UEFA agar babak penyisihan turnamen ini hanya terdiri dari 20 tim dari Italia, Inggris, Spanyol, Jerman dan Prancis. Dari pertemuan pada Selasa (09/02/16), Rummenigge mengatakan bahwa permintaannya itu masih dipertimbangkan oleh pihak UEFA.


Barcelona telah meraih gelar lima kali Liga Champions.

Ketua ECA, Umberto Gandini, mengatakan akan melihat perkembangan aturan ini dalam enam sampai sembilan bulan ke dapan dan memastikan kompteisi ini akan lebih menarik.

"Kami akan terus memantau perkembangan ini dan mencari tahu apa yang terbaik. Ini mungkin hanya sedikit perubahan yang akan terjadi. Tapi jelas akan banyak aspek dari kompetisi ini  yang harus disesuaikan," ujarnya seperi dikutip dari BBC.


Trofi Liga Champions.

ECA kini mewakili lebih dari 200 klub yang ada di Eropa, termasuk klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, ​​Juventus, Bayern Munchen, Manchester United, dan Chelsea. Jika anjuran ECA ini diterima, maka diperkirakan sistem baru ini mulai dilaksanan pada musim 2017/18 karena perubahan aturan dilakukan setelah siklus tiga tahun.

3