Dalam beberapa pertandingan terakhir, penyerang Paris Saint-Germain, Edinson Cavani memang nampak ditempatkan bukan pada posisi aslinya, yaitu penyerang tengah. Hal tersebut disinyalir menjadi salah satu penyebab menurunnya torehan gol yang dicetak pemain timnas Uruguay tersebut.
Menurut ayah Cavani, Luis Cavani, sang anak tidak merasa senang bermain di posisi sayap. Akibatnya, ia selalu gagal menampilkan permainan terbaiknya.

Cavani dinilai sang ayah tidak bahagia bermain di posisi sayap.
"PSG membeli dia untuk menambah daya serang, tapi Edi justru dimainkan di posisi sayap. Dia tidak suka bermain di posisi itu," tuturnya dilansir Mirror.
"Dia tidak bisa membantu tim seperti apa yang dia inginkan,", lanjutnya.
Ayah Cavani juga menilai sosok Zlatan Ibrahimovic akan terus menjadi penghalang bagi Cavani untuk dapat bermain di posisi tengah.

Zlatan Ibrahimovic, sosok yang selalu menggeser posisi Cavani sebagai penyerang tengah.
"Sudah jelas Edi akan bermain lebih efektif di tengah karena dia lahir untuk mencetak gol. Namun, Zlatan akan selalu ditempatkan di posisi tengah," tandasnya.
Lebih lanjut, ia juga berharap agar anaknya segera pindah dan memilih bermain untuk salah satu klub papan atas di tiga liga elit Eropa.
"Saya sangat ingin melihat dia bermain di Real Madrid, Manchester United atau Juventus," tutupnya.