Seperti diketahui, Piala Bhayangkara semula dijadwalkan akan berlangsung pada 17 Maret hingga 3 April mendatang. Namun tampaknya jadwal kick off turnamen ini harus diundur.
Hasil ini didapat setelah ketua OC Piala Bhayangkara, Irjen Condro Kirono bersama ketua EO Piala Bhayangkara, Joko Driyono melakukan rapat bersama tim transisi di kantor Kemenpora.
"Tadi posisi kami sebagai pendamping Polri. Kita fokus kepada sinkronisasi jadwal, karena memang ada beberapa jadwal yang sudah masuk di BOPI dan tim transisi," ucap Jokdri.
Pria yang kerap disapa Jokdri ini memaparkan bahwa saat ini dia beserta peserta tim Piala Bhayangkara tengah memenuhi persyaratan yang diminta tim transisi.
"Kami kejar-kejaran untuk memenuhi persyaratan itu. Mudah-mudahan dalam waktu cepat semua rampung," tambah Jokdri.
Sementara itu, ketua pantia Piala Bhayangkara, Irjen Condro Kirono mengatakan bahwa Polri akan terus berkoordinasi dengan BOPI dan tim transisi.
"Surat sudah kami layangkan kepada BOPI, Tim Transisi, kepada seluruh peserta. Kami akan segera pro aktif, akan kami lengkapi," katanya
"9 tim ini secara lisan pak Jokdri sudah, tapi supaya fix harus ada pernyataan tertulis. nanti akan daftar pemainnya juga," ucap Condro.
Meski terancam diundur, namun Condro tetap optimis Piala Bahyangkara akan berjalan sesuai jadwal. Sebab segala persyaratan yang diajkukan tim transisi akan segera dilengkapi oleh Polri.
"Syarat dari tim transisi, mereka menyampaikan pemberitahuan dari penyelenggara lain, namun sampai skarang persyaratan belum diajukan yang lain. Makanya kami datang yakinkan Tim Transisi bahwa Polri sudah siap," tutup Condro.