Kecewa Pemberitaan, Bonek Desak tvOne Minta Maaf

Senin, 22 Februari 2016 21:05 WIB
Kontributor: Fajar Kristanto | Editor: Galih Prasetyo
© Fajar Kristanto/INDOSPORT
Aksi demonstrasi Bonek di depan kantor biro Tv One di Surabaya, Senin (22/02). Copyright: © Fajar Kristanto/INDOSPORT
Aksi demonstrasi Bonek di depan kantor biro Tv One di Surabaya, Senin (22/02).

Bonek menuntut pihak televisi meminta maaf karena pemberitaan yang tidak seimbang tersebut.Para suporter tersebut menuntut permintaan maaf pihak tvOne soal tayangan Telusur, yang dinilai menyudutkan Bonek, Jumat (19/02/16) kemarin.

Dalam tayangan yang mengupas rivalitas suporter sepakbola di Indonesia, dinilai Bonek sangat tidak berimbang. Bahkan, dalam penutupan acara, pihak tvOne menayangkan chant milik Aremania yang mencibir Bonek.


Aksi demonstrasi Bonek di depan kantor biro Tv One di Surabaya, Senin (22/02).

Dalam orasinya, Koordinator Bonek, Andi Peci mengatakan, muatan pemberitaan dalam program itu membikin pendukung sepakbola di Surabaya marah. Karena itu, atas tayangan tersebut, Bonek meminta tvOne segera melakukan klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka.

"Kami kecewa dengan pemberitaan di tvOne yang telah mendiskreditkan Bonek. Saat itu, kami diundang hanya satu orang, tapi perwakilan Arema ada tujuh orang yang diberi kesempatan bicara. Karena itu, kami minta tvOne segera minta maaf secara terbuka dan ditayangkan," tegas Andi.

"Dari judulnya, Rivalitas, kami berharap tayangan Telusur ini menjelaskan akar persoalan kisruh suporter antara Bonek dan Aremania secara mendalam. Kenyataannya, tayangan ini lebih banyak mengupas peristiwa berdarah di Sragen, yang menewaskan dua suporter Arema dan membuat puluhan orang yang dituduh sebagai Bonek ditangkap polisi," tambahnya.


Aksi demonstrasi Bonek di depan kantor biro Tv One di Surabaya, Senin (22/02).

Dari pantauan di lapangan, ribuan polisi dari Polrestabes Surabaya mengawal ketat aksi unjuk rasa Bonek. Mereka tidak bisa masuk ke area kantor tvOne. Mereka hanya bisa menggelar aksi di depan pintu gerbang. Para suporter banyak terlihat menaiki pagar rumah warga yang tertutup rapat.

Setelah melakukan aksi sepuluh menit, manajemen tvOne akhirnya memberikan kesempatan kepada perwakilan Bonek untuk melakukan mediasi. Dalam pertemuannya, Andi Peci diterima perwakilan dari tvOne, yakni Public Relation tvOne Aldy Doi dan Kepala Biro tvOne Supriyanto.

Aldy Doy mengatakan, pihaknya siap memberi klarifikasi atas tuntutan suporter Bonek. "Kami sudah klarifikasi. Untuk jalan keluar yang baik, malam ini kami akan tayangkan acara khusus untuk klarifikasi terkait masalah tersebut. Kami memberikan kesempatan untuk para suporter Bonek dalam tayangan live melakukan klarifikasi akan hal ini," jelasnya.

300