Lionel Messi kembali menjadi sorotan seiring dihelatnya Copa America Centenario. Sebabnya, Messi selalu kehilangan taji saat mengenakan jersey timnas Argentina.
Di Copa America 2015 lalu, Messi juga gagal membawa Albiceleste meraih gelar juara saat dikalahkan Chile di partai final. Tak ingin anak asuhnya kembali menjadi bahan olok-olok, pelatih Gerardo Martino memberi pembelaan pada El Messiah.
"Leo tak bisa selalu menjadi penyalamat," kata Martino.
Menurutnya, para pemain lain di timnas Argentina harus turut membantu agar ketajaman Messi bisa ditampilkan kala La Pulga tampil bersama Barca.

Aksi Messi saat Argentina berhadapan dengan Chile di partai final Copa America 2015.
"Seluruh tim harus ikut membantunya," ujarnya.
Di ajang ini, Argentina tergabung bersama Chile, Panama, dan Bolivia di Grup D. Hal ini membuat Argentina tak bisa membalas dendam untuk mengalahkan Chile di partai final.
"Saya lebih memilih kembali bertemu Chile di partai final, tapi dengan hasil yang berbeda," tandas Martino.