Piala Gubernur Kaltim Gunakan Sistem Trofeo

Senin, 22 Februari 2016 07:08 WIB
Editor: Randy Prasatya
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Ketua Organizing Committee (OC) Piala Gubernur Kalimantan Timur, Zuhdi Yahya (kanan) bersama Wakil Ketua Penyelenggara, Yunus Nusi (tengah) saat menjawab pertanyaan wartawan. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Ketua Organizing Committee (OC) Piala Gubernur Kalimantan Timur, Zuhdi Yahya (kanan) bersama Wakil Ketua Penyelenggara, Yunus Nusi (tengah) saat menjawab pertanyaan wartawan.

"Babak penyisihan normal, sistem poin, head to head. Juara dan runner up masuk ke babak semifinal, total 6 tim. Nanti babak semifinal akan kita gunakan sistem trofeo, 45x3. Jadi  grup A ketemu B, B ketemu C, dan C ketemu A," ujar Zuhdi Yahya selaku ketua Organizing Committee (OC).

Untuk pembagian jadwal, finalisasi sendiri dilakukan pada saat manajer meeting, yang berlangsung di hotel Parklane, Jakarta, malam tadi. Sebelumnya, jadwal pertandingan yang beredar di media barulah sebatas konsep yang masih butuh perbaikan.

"Finalisasi (jadwal), tadi pada manager meetting. Kemarin hanya konsep, ini masih diperbaiki lagi. Karena kita sesuaikan dengan keadaan di lapangan. Untuk grup sudah final, karena itu kebijakan dari OC," sambungnya lagi.


Suasana Managers Meeting Piala Gubernur Kaltim di Hotel Park Lane, Jakarta.

Rencananya, Piala Gubernur Kaltim akan berlangsung pada 27 Februari, hal ini semata-mata dilakukan untuk menyinkronkan dengan beberapa turnamen yang tengah berlangsung. Selain itu, pihak penyelenggara juga mengklaim bahwa ada empat stadion yang akan digunakan sebagai tempat pertandingan.

Keempat stadion yang akan digunakan adalah, Stadion Utama Palaran untuk tempat pembukaan dan penutupan, Stadion Segiri Samarinda, Stadion Aji Imbut Tenggarong, dan Stadion Persiba Balikpapan.

Untuk match fee sendiri, pihak penyelenggara akan memberikan fee sebesar Rp125 juta bagi pemenang dan Rp75 juta bagi yang kalah. Sedangkan untuk pemenang dalam babak penyisihan dengan melewati adu penalti akan mendapatkan Rp110 juta dan yang kalah akan mendapatkan Rp90 juta.

Selain itu, demi meningkatkan semangat dan daya juang para pemain muda. Pihak penyelenggara menyiapkan gelar pemain muda terbaik, yang akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 100 juta.

Sebagai informasi, ke-12 klub yang akan bertarung dalam Piala Gubernur Kaltim adalah, Arema Cronus, Sriwijaya FC, Semen Padang, Gresik United, Madura United, Persela Lamongan, Surabaya United, PS TNI, Pusamania Borneo FC, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, dan Tim Sepakbola PON Kaltim.

51