Piala Gubernur Kaltim

Menang, Pelatih Arema Tak Suka Cara Main Gresik United

Minggu, 28 Februari 2016 17:28 WIB
Editor:
© Ian Setiawan/INDOSPORT
 Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT

Arema Cronus tampil sedikit gugup di awal laga. Meski mendominasi pertandingan, namun beberapa upaya menusuk jantung permainan Gresik United (GU) kerap gagal akibat kurang tenangnya Srdan Lopicic dkk dalam menyelesaikan peluang.

Sebaliknya, GU bermain lebih sabar dan menunggu momen tepat dalam menyerang. Hal itu terbukti dari serangan pertama yang efektif lewat lahirnya gol Indra Setiawan.

"Gresik pintar memanfaatkan kelengahan kami. Mereka juga lawan yang cukup menyusahkan," Milomir Seslija mengulas permainan GU usai pertandingan.

Pelatih Arema Cronus itu pun kurang begitu suka cara bermain yang ditunjukkan GU. Pasalnya, tim asuhan Nus Yadera itu bermain negatif dengan banyak menahan bola di belakang dan tengah.

"Saya tidak terlalu senang dengan permainan seperti itu. Karena mereka hanya menunggu kesalahan kami," eks Pelatih Barito Putera itu menambahkan. 


Arema Cronus berhasil membungkam Gresik United 3-1.

Milo menyebut, kunci kemenangan timnya adalah memanfaatkan momentum secara maksimal saat water break. Arahannya mampu diterjemahkan dengan baik oleh Hamka Hamzah dkk yang bermain lebih efisien tanpa banyak membuang tenaga.

Hal itu terbukti dengan balasan tiga gol Arema yang semuanya tercipta dalam rentang waktu 15 menit setelah masa istirahat turun minum itu. Esteban Vizcarra menjadi pahlawan kemenangan Arema dengan dua golnya, disusul satu gol Raphael Maitimo di penghujung paruh pertama.

"Setalah water break, kami lebih efisien dalam bermain dan bisa membuat gol. Permainan kami lebih terlihat di babak kedua, sayangnya tidak ada gol lagi," pungkasnya.


Armada Milomir Seslija mencapai titik balik setelah 'water break'.