Hal tersebut dikarenakan mantan arsitek Timnas Indonesia U19 itu belum membutuhkan tenaga pemain asing dalam taktiknya, ia pun lebih memilih mengembangkan pemain lokal demi meningkatkan sepabkola Tanah Air.
Menjelang persiapan Piala Bhayangkara, Bali United diyakini tampil percaya diri untuk membangun skuat yang masih berusia muda.
“Tak perlu pemain asing, kita harus percaya kepada anak-anak Indonesia sendiri,” jelas Indra Sjafri.

Indra Sjafri (kanan) dan salah satu pemainnya, I Nyoman Sukarja dalam sebuah konferensi pers.
Kebijakan tersebut memang telah dijalankan Indra secara konsisten sejak musim lalu. Hal tersebut tak lepas dari visi timnya yang memang untuk melakukan pembinaan dan tidak mengejar prestasi.
Kendati demikian, Indra Sjafri juga tak menutup kemungkinan andai suatu saat dirinya ingin melakukan perubahan visi dalam klubnya tergantung situasi.

Skuat Bali United.
Jika memang ingin mendatangkan pemain asing, ia menekankan kemungkinan dirinya hanya membutuhkan tiga pemain.
"Nanti kalau ada perubahan rencana, baru kami pertimbangkan cari pemain asing. Padahal, bisa saja saya minta tiga pemain asing yang bagus sekalipun dengan harga mahal," imbuhnya.

Bali United, saat di ajang Bali Island Cup.
Menurutnya, memiliki pemain asing belum tentu mengangkat prestasi tim, karena kualitas pemain lokal masih seimbang dibanding pemain asing.
Karena itu, lebih baik Bali United memaksimalkan potensi para putra daerah Bali sebagai pembinaan yang sudah dijalankan memasuki tahun kedua dari lima tahun proyek jangka panjangnya.
"Kita maksimalkan saja anak-anak bangsa ini. Mereka butuh ajang mengeluarkan bakat terbaiknya," tutupnya.