Enam dari delapan pertandingan di Major League Soccer (MLS) 2016 telah berakhir. Salah satu laga yang menyita perhatian ialah pertandingan antara New York Red Bulls vs Toronto FC di Red Bull Arena. Pertemua kedua tim itu menjadi laga pembuka MLS 2016.
Selama 80 menit berjalan, pertandingan pembuka terlihat seperti akan berakhir imbang tanpa gol. Namun, pertandingan berjalan semakin menarik saat Giovinco sukses mengeksekusi penalti pada menit 82 dan mengantarkan Toronto memimpin 1-0 atas tuan rumah.

Salah satu aksi Giovinco di laga perdana MLS 2016.
Dalam upaya menyamakan kedudukan, Red Bull justru harus kembali kemasukan pada akhir pertandingan melalui gol Marco Delgado usai menyambut umpan Giovinco.
Kemenangan 2-0 di kandang Red Bull sekaligus mengantarkan Toronto bercokol di puncak klasemen sementara dan menegaskan jika Giovinco merupakan pemain yang berbahaya di MLS.
Sejak hengkang ke MLS pada Januari 2015, pria 29 tahun itu telah meraih penghargaan sebagai pencetak gol dan pembuat assist terbanyak di tahun 2015. Catatan tersebut sekaligus membawa namanya keluar sebagai pemain terbaik di tahun tersebut.