Fenomena alam yang langka itu rupanya tak mempengaruhi jadwal uji coba yang sudah direncakan Persipura. Hal itu karena Kota Batu, tidak terdampak secara langsung dari gerhana matahari total yang diprediksi terjadi di Jakarta atau Pulau Jawa sekitar pukul 7 pagi besok.
"Kita tetap uji coba. Kan di sini tidak kelihatan langsung. Mungkin di tempat lain paginya jadi gelap," tutur Osvaldo Lessa kepada INDOSPORT.
Meski fenomena langka, namun timnya sama sekali tak terpengaruh dengan ramainya pemberitaan tentang gerhana matahari dan menjadi topik utama pemberitaan beberapa hari ini.
"Fokus pada tim saja. Tidak masalah dengan itu, kita tidak terimbas langsung," lanjutnya.

Para pemain Persipura Jayapura di sela-sela pemusatan latihan di Malang.
Soal lawan tanding, Lessa memastikan dalam uji coba kedua tetap berasal dari tim amatir. Seperti halnya NZR Malang yang dihadapi Sabtu lalu, lawan uji coba Ferinando Pahabol dkk masih berasal dari sekitaran Kota Batu atau Malang.
Dipilihnya tim level amatir karena Lessa masih ingin melihat kerja sama tim dan perkembangan anak asuhnya secara keseluruhan sejak kembali terbentuk usai berlaga di Piala Jenderal Sudirman.
"Tim lokal saja. Kami masih belum mencari hasil akhir, tetapi ingin tahu progress dari latihan panjang ini," arsitek kebangsaan Brasil memaparkan.