Pada pertandingan pertama, AS Roma harus menyerah 0-2 dari Real Madrid di Olimpico. Sadar punya misi berat di Santiago Bernabeu, pelatih AS Roma mengeluarkan kalimat berbau motivasi untuk anak asuhnya.
Kalimat motivasi yang sekaligus juga misi tersendiri saat ia kembali membesut AS Roma gantikan Rudi Garcia.
"Saya termotivasi untuk mengulang memori indah di tempat ini, skuad ini, warna klub serta tradisi klub ini," kata Spalletti seperti dilansir dari Football Italia.
Ditambahkan oleh pelatih berkepala plontos ini, di Roma, ia seperti mendapat kasih sayang yang amat mendalam yang jarang ditemui saat membesut tim lain.
Saat ditanya rencana ke depan untuk AS Roma, Spalletti mengatakan bahwa ia memiliki sejumlah ide bagus untuk membentuk tim ini menjadi lebih bagus.
"Ketika saya datang, saya mencoba untuk meyakinkan pemain-pemain berkualitas untuk bisa melangkah ke depan bersama," kata Spalletti.
Yang paling penting kata Spalletti ialah setiap pemain AS Roma memiliki pola berpikir yang sama serta adanya kekuataan mental di dalam tim pada setiap pertandingan.