Dalam sebuah rekaman video, para pendukung PSV yang tengah berkumpul di pusat kota Madrid, itu sempat membuat kericuhan dengan melemparkan uang koin ke arah sejumlah pengemis.
Aksi lempar koin itu sontak membuat para pengemis wanita yang berada di sekitar titik kumpul berhamburan dan saling dorong satu sama lain untuk berebut uang koin yang dilemparkan.
Sementara saat para pengemis tersebut saling berebut koin para pendukung PSV menyambutnya dengan sorak sorai dan nyanyian-nyanyian yang bernada merendahkan.
Aksi kurang terpuji para pendukung PSV tersebut akhirnya berhenti setelah salah seorang warga lokal menghentikan aksi tersebut dengan memberi para pengemis tersebut uang.
Namun berkembang menjadi kasus, ketua supporter klub PSV, Harrie Timmermans segera meminta maaf melalui sebuah pernyataan yang disampaikannya kepada dewan press Spanyol.
"Saya telah melihat gambar dan itu tidak bagus untuk dilihat. Kami mohon maaf bahwa ini terjadi," kata Timmermans seperti dilansir Goal.
Para pendukung PSV Eindhoven akhirnya harus mengubur impian menyaksikan timnya terus berlaga di pentas Liga Champions setelah Atletico Madrid berhasil menyingkirkan wakil Belanda itu lewat drama adu penalti.