'Bila Saya Menpora, Saya Tuntut La Nyalla!'

Kamis, 17 Maret 2016 14:42 WIB
Editor:
© Herry Ibrahim/Eli Suhaeli/INDOSPORT
 Copyright: © Herry Ibrahim/Eli Suhaeli/INDOSPORT

Akmal Marhali menyoroti pernyataan La Nyalla Mattalitti selepas dirinya ditetapkan tersangka kasus korupsi dana bantuan sosial oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Dalam pernyataan di sebuah stasiun televisi swasta, La Nyalla menilai status tersangkanya karena diskriminalisasi. Terlebih status ini ada kaitannya dengan permasalahan sepakbola.

Menurut Akmal, pernyataan La Nyalla sungguh sangat emosional, bahkan bersifat tendensius mengacu pada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

"Saya melihat sanggahan La Nyalla sangat emosional. Kasus ia ini tidak ada kaitannya dengan jabatannya ia sebagai Ketua Umum PSSI," ucap Akmal Marhali saat dihubungi wartawan.


La Nyalla saat menghadiri Kongres Luar Biasa FIFA di Zurich, Swiss tahun 2016.

"Bila memang berita ini dibenturkan ia menilai kalau ini kelakuan Menpora. Bila saya menjadi Menpora, saya akan tuntut dia (La Nyalla)," tambah Akmal.

Tak hanya itu, Akmal juga menyarankan bila La Nyalla seharunya mengundurkan diri dari jabatannya sebagi Ketua Umum PSSI. Terlebih bagi Akmal, La Nyalla sudah menyalahi statuta PSSI.

"Seharusnya mundur dan harus fokus sama kasusnya. Kayak Blatter yang mundur, artinya kalau selama ini ia patuh sama FIFA harus patuh dengan statuta FIFA," tandas Akmal.

Memang tak bisa dipungkiri tensi tinggi masih terlihat antara PSSI dan Menpora terkait SK Pembekuan PSSI.