Beppe Marotta mengkritik kinerja official pertandingan yang membatalkan gol striker Juventus, Alvaro Morata ke gawang Bayern Munchen di menit ke-23 babak pertama. Padahal jika tak dianggap offside, gol Morata dianggap bisa berdampak lain bagi Bianconeri.
Setelah diperiksa lebih lanjut, sebenarnya Morata saat mencetak gol tersebut terlihat berada dalam posisi onside dan golnya tersebut bisa dianggap sah. Namun, tim asuhan Massimiliano Allegri tetap menelan kekalahan menyakitkan dengan skor 4-2 atas Die Roten.

Direktur Juventus, Beppe Marotta
“Gol Alvaro Morata dianulir tentu mengubah wajah pertandingan. Kesalahan tertentu pada tingkat ini sangat mahal, mereka membuat perbedaan besar,” kata Beppe Marotta kepada Mediaset Premium.
“Saya di sini bukan untuk mencari alibi, tapi saya berharap bahwa di pentas sepakbola Italia di masa depan lebih baik dilindungi. Pertunjukan wasit tertentu akan bisa menyakitkan,” jelasnya.

Juan Cuadrado saat mencetak gol bagi Juventus ke gawang Bayern Munchen
Setelah mendengar komentar Marotta yang cenderung mengeluh tersebut, Guardiola pun balas mengatakan kepada wartawan bahwa Juventus terlalu besar sebagai tim untuk sekedar mengeluh.

Pelatih Bayern Munchen, Pep Guardiola
“Juventus terlalu besar sebagai sebuah klub untuk mengeluh tentang hal ini. Ketika Anda kalah, Anda berjabat tangan dan pulang. Anda memberikan pujian kepada lawan,” ujarnya.
“Mereka memiliki peluang dan mencetak dua gol. Mungkin golnya tidak offside, tapi hal ini terjadi di sepakbola,” tuntasnya.