Bayer Leverkusen mengambil inisiatif menyerang sejak awal. Chicharito dengan rajin terus menyisir sisi kiri lapangan lawan. Beberapa kali usahanya memberi ancaman yang mendebarkan.
Meski bertubi-tubi melancarkan gempuran ke lini pertahanan Villarreal, namun upaya Bayer Leverkusen menjebol gawang tim tamu tak dibarengi penyelesaian akhir yang akurat. Berkali-kali peluang yang didapat terbuang percuma.
Selain Chicarito, Calhanoglu dan Mehmedi pun mendapat peluang emas yang sangat baik untuk merubah keadaan. Namun sayang tak ada satupun yang berbuah menjadi gol.
Begitu juga dengan usaha yang dilakukan Villarreal. Unggul agregat 0-2 memang membuat Villarreal tampil lebih bertahan. Namun bukan berarti mereka hanya mendekam di belakang.
Meski mendapat serangan terus menerus yang membuat pasukan Marcelino tak bisa banyak mengembangkan permainan, mereka juga memiliki sejumlah peluang untuk mencetak angka.
Namun Bakambu dan Soldado gagal menyelesaikan kesempatan yang didapat kala berada tak jauh dari gawang yang dijaga kiper Leno.
Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Villarreal (4-4-2): Asenjo; Mario, Bailly, Ruiz, Rukavina; Castillejo, Bruno, Pina, Denis; Bakambu, Soldado.
Cadangan: Trigueros, Adrian, Bonera, Barbosa, Nahuel, Marin, Alfonso.
Bayer Leverkusen (4-4-2): Leno; Bellarabi, Tah, Papadopoulos, Wendell; Brandt, Frey, Kramer, Mehmedi; Calhanoglu, Hernandez.
Cadangan: Ramalho, Kresic, Kruse, Hanna, Boeder, Yurchenko, Henrichs.